Kapan Komisi II Gelar Hearing Dengan DPUR Lambar?

  • Whatsapp
Tiga pembangunan fisik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lambar yang diduga bermasalah

Medialampung.co.id – Rencana Komisi II DPRD Kabupaten Lampung Barat (Lambar) untuk menggelar Hearing dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih dinantikan publik setelah batalnya rencana awal yang dijadwalkan tanggal 6 Januari 2020 lalu lantaran berbenturan dengan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Lambar ke Jakarta.

Diantaranya tokoh masyarakat (Tokmas) Kecamatan Sumberjaya, yang juga mantan anggota legislatif Periode 2014-2018 Hendra Irawan, pihaknya tertarik mengetahui upaya Komisi II dalam menyampaikan keluhan masyarakat mengenai permasalahan tiga poin pembangunan fisik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lambar, seperti pembangunan jembatan Kali (Way) Netak, Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau, kemudian pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) di Kelurahan Tugusari, Kecamatan Sumberjaya serta Pembangunan Tempat Ibadah (Masjid) di Kecamatan Pagardewa.

Bacaan Lainnya



Hendra Irawan minta Komisi II agar betul-betul dapat menggali kebenaran dari indikasi-indikasi permasalahan yang terjadi pada masing-masing proyek tersebut. Pasalnya hal itu ditunggu publik sebagai jawaban atas kejanggalan yang terjadi seperti indikasi kurang matangnya perencanaan, dan besarnya anggaran yang disebut tidak sesuai dengan hasil pembangunan. “Kalau bicara masalah kualitas kita belum bisa menjawab karena saat ini bangunan belum selesai, seperti GSG Sumberjaya ini baru tegak tiangnya walaupun dana yang telah digelontorkan diatas Rp900 juta,” kata dia.

Sebelumnya Ketua Komsisi II DPRD Lambar Sarwani, menegaskan setelah selesainya agenda kegiatan Bimtek DPRD, panggilan hearing kepada DUPR Lambar akan dilakukan. Dimana rencana awal pelaksanaan hearing Tanggal 06 Januari diundur karena selain terbentur kegiatan Bimtek, Ketua DPRD Lambar Edi Novial juga belum menandatangani rekomendasi pemanggilan hearing DPUPR. (ius/mlo)



Pos terkait