Kapolres Pastikan Usut Kasus Illegal Logging Hingga ke Pelaku Utama

  • Whatsapp

Medialampung.co.id –  Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Hariyadi S.Ik, M.H., memastikan, akan melakukan pengusutan tuntas terhadap kasus illegal logging yang terjadi di kawasan Hutan Lindung (HL) Register 43 B Krui Utara Pekon Batu Api, Kecamatan Pagardewa.

Selain itu, pimpinan Bhayangkara di Bumi Beguai Jejama itu juga menjamin transparansi proses pemeriksaan terhadap kasus ini, dengan akan menyampaikan proses pengembangan hingga ke pelaku utama.

Bacaan Lainnya



“Saat ini proses penanganan ada di Polsek Sekincau, dan sementara ini masih dalam tahap pemeriksaan seluruh saksi-saksi, dan pengumpulan alat bukti. Terkait dengan penetapan tersangka lainnya kita tunggu proses itu selesai, mudah-mudahan dalam waktu dekat apabila hasil pengembangan mengarah pada pelaku utama  pasti langsung kami tindaklanjuti,” terang Rachmat.

Sementara, menanggapi terkait informasi adanya keterlibatan oknum peratin yang menjadi dalang dalam kasus Illegal Logging tersebut, dirinya mengaku masih harus melihat hasil perkembangan penyidikan. Sebab  hal ini sudah menjadi kewenangan  dari tim penyidik.

“Terkait itu nanti akan kita lihat dulu ya, karena proses pengembangan itu menjadi kuasa tim penyidik, dan pada tahapan ini saya pun tidak bisa mengintervensi, karena ini menjadi kuasa penyidik yang menangani perkara tersebut,” imbuhnya.

Sehingga, untuk keterangan lebih lanjut, dirinya meminta waktu agar proses hukum berjalan, dan ia memastikan akan menyampaikan hasil perkembangan penyidikan kepada publik.

“Kita minta waktu, untuk keterangan selanjutnya, apabila nanti penyidik sudah bisa kita minta penjelasan maka pasti kita sampaikan hasil perkembangannya sebagai bentuk transparansi,” tuturnya.

Terkait kasus illegal logging, yang sebelumnya ditemukan sebanyak 20 tunggul pohon di TKP sehingga menandakan bahwa praktik Illegal Logging tersebut sudah terjadi sejak lama, pihaknya pun sangat menyayangkan hal tersebut, untuk itu kedepan dibutuhkan peran bersama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa illegal logging merupakan salah satu tindak pidana atau tindak kejahatan.

“Karena kalau kita berpifikir bersama, belum tentu semua masyarakat tahu ada kejadian pembalakan liar di wilayahnya, untuk kedepan kami akan terus memberikan imbauan-imbauan dan sosialisasi, bagi masyarakat yang mengetahui atau melihatagar segera segera melaporkan,” tegasnya.(edi/mlo)



Pos terkait