Kapolsubsektor Ingatkan Warga Waspadai Aksi Pencurian Mobil

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kejadian pencurian Dua mobil Pick Up Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecamatan Sekincau, dan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) pekan lalu sebagai peringatan (warning) masyarakat di Bumi Beguai Jejama Sai Betik tersebut bahwa saat ini kondisi kabupaten mulai tidak aman.

Dan atas dasar itu masyarakat diminta berperan dalam menjaga kekondusifan lingkungan masing-masing dengan meningkatkan keamanan baik dirumah atau di lingkungan pekon. 

Bacaan Lainnya



Imbauan itu sedia-nya diutarakan Kapolsubsektor Waytenong Ipda Mahmudi, saat menjadi pemateri pada acara Sosialisasi Edukasi New Normal, Monitor Evaluasi (Monev) Anggaran Pendapatan Belanja Pekon (APBP) Tahap I, dan pembagian sembako Pemkab Lampung Barat (Lambar) Pekon Sukananti yang dihadiri Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) Lambar Sahril, S.Pd, M.M., Camat Waytenong Wahyudi Heru Iskandar, S.Ip, M.Ip., Kepala Puskesmas Pajarbulan Yetty Susanti, S.S.T, M.Kes, Peratin Sukananti Alfi Yulizon, Pendamping Desa dan lokal desa Kecamatan Waytenong dan seluruh peserta utusan warga setempat Kamis, (11/6).

Disebutkan Mahmudi, penjagaan keamanan penting dilakukan khususnya untuk menghindari terjadinya kembali aksi pencurian kendaraan Roda Empat (R4) Jenis Pick Up tersebut. Diantaranya warga pemilik mobil mengupayakan untuk menghindarkan memarkir kendaraan di halaman rumah atau di luar garasi. 

Dan kalaupun diluar rumah untuk menyertakan kunci tambahan pengamanan yang tidak bisa dirusak maling, bahkan mencopot seperti Accu agar mobil mati total saat ditinggal tidur.

“Kejadian pencurian kendaraan roda 4 jenis pick up seperti L-300 dan Mitsubishi Putura SS menjadi incaran pencuri,” ujarnya.

Selain itu juga warga diajak bersama -sama mengawasi program-program pekon sehingga menghasilkan kegiatan yang berkualitas dan berkuantitas. 

Diakhir sambutannya, keamanan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Dan dalam membantu aparat kepolisian dalam menjalankan tugas keamanan tentu perlunya dukungan penuh dari masyarakat.

“Ketika terjadi aksi kejahatan di suatu wilayah seperti di Kecamatan Waytenong misalnya, yang pertama ditegur pimpinan adalah kami petugas, karena itu saya berharap bantu petugas dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas),” tandasnya.

Sekedar diketahui dalam acara yang mengumpulkan banyak orang tersebut pihak pekon menerapkan protap kesehatan dengan mewajibkan semua peserta menggunakan masker dan jaga jarak dengan duduk dikursi yang memang telah diatur jaraknya.  (rin/mlo)



Pos terkait