Kasus Baru Covid-19 di Lambar Bertambah 13 Kasus, Balikbukit dan BNS Terbanyak

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – Terkonfirmasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat bertambah 13 kasus pada Selasa (29/6). Penambahan tersebut berasal dari Kecamatan Balikbukit, Bandarnegeri Suoh (BNS), dan Suoh. 

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, APT, MPH., mengungkapkan, dari 13 kasus tersebut tujuh kasus berasal dari Kecamatan Balikbukit, lima kasus dari Kecamatan BNS dan satu kasus dari Kecamatan Suoh. 

Bacaan Lainnya

“Untuk tujuh kasus dari Kecamatan Balikbukit itu empat kasus hasil tracing terhadap terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya satu kasus sempat kedatangan orang tua dari Tanggamus, satu kasus sempat kedatangan tamu dari luar kabupaten, dan satu kasus lainnya sempat takziah ke tetangga. Sementara lima kasus dari BNS hasil tracing dan satu kasus dari Suoh itu melayat ke tetangga. 

“Jadi tambahan kasus baru itu sebagian besar hasil tracing, dan ada beberapa yang sempat kedatangan tamu, bertamu dan menghadiri acara yang kemungkinan besar tidak mematuhi protokol kesehatan, sehingga mereka terpapar Covid-19,” ungkap Erna Yanti mendampingi Kadiskes Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B.

Dengan adanya tambahan 13 kasus baru tersebut, kata dia, maka saat ini pihaknya kembali melakukan tracing. Dan harapannya hasil tracing yang dilakukan nantinya tidak ada penambahan kasus baru. 

“Kami tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk mematuhi Prokes dengan menerapkan 5M yakni memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, ” kata dia. 

Untuk diketahui dengan bertambahnya 13 kasus baru tersebut, maka saat ini total terkonfirmasi Covid-19 di Lambar mencapai 868 kasus, 776 diantaranya selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sehat serta kembali beraktifitas seperti biasa sementra untuk angka kematian mencapai 38 kasus. (nop/mlo)


Pos terkait