Kasus Covid-19 di Lamtim Bertambah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kasus corona virus disease (Covid-19) di Kabupaten Lampung Timur meningkat dari 15 menjadi 20. 

Kepala Dinas Kesehatan Lamtim dr. Nanang Salman Saleh menjelaskan, penambahan 5 kasus semuanya berasal Kecamatan Raman Utara. 

Bacaan Lainnya



Dari 5 kasus baru tersebut, 3 merupakan karyawan pabrik milik pasien 05. Kemudian, 1 suami asisten rumah tangga pasien 05 dan 1 lagi merupakan tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Kecamatan Raman Utara. 

“Dengan adanya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19, maka untuk sementara Puskesmas Raman Utara ditutup,” jelas dr.Nanang.

Dilanjutkan, dari hasil tracing tercatat ada 70 orang yang pernah kontak dengan 5 warga yang terpapar Covid-19. Mereka adalah, tenaga kesehatan dan pegawai Puskesmas Raman Utara. Kemudian, keluarga dan orang yang pernah kontak dengan warga yang terpapar.

“Kami telah melakukan swab terhadap 70 orang tersebut. Kini kami masih menunggu hasilnya,” terang dr.Nanang.

Diketahui sebelumnya, masyarakat Kabupaten Lampung Timur harus meningkatkan kewaspadaan terhadap pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Pasalnya, saat ini kasus Covid-19 di Lamtim meningkat menjadi 15 orang.

Itu belum termasuk, warga Lamtim yang terpapar Covid-19 di daerah lain.

Kepala Dinas Kesehatan Lamtim dr.Nanang Salman Saleh menjelaskan, dari 15 kasus Covid-19 tersebut, 8 diantaranya merupakan hasil tracing terhadap pasien 05 perempuan asal Kecamatan Raman Utara.

Dari 8 hasil tracing, 6 diantaranya merupakan keluarga dan karyawan pabrik milik pasien 05. Kemudian, 1 lagi merupakan asisten rumah tangga (ART) dan 1 lagi tukang pijat. Untuk ART dan tukang pijat saat ini menjalani isolasi di RSUD Sukadana.

Kemudian, penambahan 2 lagi kasus baru. Masing-masing, 1 warga Kecamatan Pekalongan dan 1 warga Kecamatan Brajaselebah. Untuk warga Kecamatan Pekalongan memiliki riwayat perjalanan dari Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Sedangkan, warga Kecamatan Brajaselebah memiliki riwayat perjalanan dari Kalimantan.

“Keduanya saat ini menjalani isolasi mandiri,”jelas dr.Nanang.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk kasus di Kecamatan Raman Utara yang mencapai 9 orang merupakan kluster baru. Karenanya, saat ini pabrik penggilingan padi milik pasien 05 untuk sementara ditutup dan semua karyawannya menjalani isolasi mandiri.

Ditambahkan, sementara warga Lamtim yang terpapar Covid-19 di luar daerah ada 2. Masing-masing, 1 warga Kecamatan Margasekampung dan 1 warga Kecamatan Jabung.

“Keduanya terpapar di wilayah DKI Jakarta,” terang dr.Nanang.

Dengan meningkatnya kasus Covid-19, dr. Nanang menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Antara lain, mengenakan masker, cuci tangan pakai sabun dan hindari kerumunan. Kemudian, tidak melakukan perjalanan ke wilayah zona merah.

“Yang tidak kalah penting senantiasa jaga kesehatan melalui olahraga dan mengkonsumsi makanan sehat,” imbuh dr.Nanang.(wid/mlo)



Pos terkait