Kasus Covid-19 Melonjak, Gugus Tugas Waykanan Kembali Razia Pasar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Melonjaknya kembali kasus positif Covid-19 di Kabupaten Waykanan dalam seminggu terakhir membuat tim gugus tugas Covid-19 setempat kembali menggelar razia masker di pasar-pasar tradisional.

Dipimpin oleh Kabag Ops Polres Waykanan, Kalakhar BPBD dan Kasat Pol PP, Tim gugus tugas melakukan razia di pasar KM 2 Blambangan Umpu. 

Bacaan Lainnya

“Jangan mengabaikan protokoler kesehatan, kemarin baru saja ada penambahan 15 orang positif covid dan 2 orang meninggal dunia, artinya covid itu masih ada, kalau anda semua mau terhindar dari covid patuhi protokoler kesehatan dan kurangi aktivitas yang kurang perlu di luar rumah karena itu juga akan melindungi anda dari virus corona,” ujar Kabag Ops Polres Waykanan Kompol Jono S. yang saat itu bersama dengan Kalakhar BPBD dan Kasat Pol PP Waykanan memimpin razia dan pembagian masker tersebut. 

Sementara itu, Kalakhar BPBD Waykanan Bismijanadi, SE., turut membenarkan hal tersebut. Menurutnya, di masa  pandemi ini siapa saja bisa tertular  dan tugas Pemerintah adalah mengupayakan agar penularan tersebut tidak terjadi kepada masyarakat yang lain. Namun nampaknya masyarakat masih banyak yang bandel mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan karena biasanya setelah tim pergi maka  warga yang tadinya menggunakan masker kembali dilepas, padahal al-isra tersebut adalah untuk kebaikan masyarakat itu sendiri. 

“Apa yang kami lakukan ini adalah menjadi tugas pokok kami selaku aparatur Pemerintah yang berupaya agar masyarakat kita terhindar dari berbagai hal yang Merugikan dirinya dan masyarakat lain akan tetapi kalau mereka masih melanggar berarti bukan salah kami lagi karena kami sudah berkali-kali memberikan razia persuasif di pasar ini,” ujar Bismi seraya menyaksikan hukuman push up yang diberikan kepada salah satu pengendara sepeda motor yang bukan hanya tidak menggunakan helm tapi juga tidak memakai masker. 

Di tempat yang sama Kasatpol PP Kabupaten Waykanan Drs. Hi. Nuryadin, SM., MM., menegaskan, pihaknya selaku penegak disiplin tidak akan pilih kasih bila memergoki masyarakat yang tidak patuh dengan protokol kesehatan karena Covid-19 telah menjadi masalah nasional bahkan internasional  yang sudah banyak memakan korban dan harus ditanggulangi bersama. 

“Minimal akan kita suruh push up orang yang kita temui melanggar protokol kesehatan  dan itu sudah saya sampaikan kepada seluruh anggota Satpol PP Waykanan, kalau bukan kita siapa lagi dan kalau tidak memulai dari sekarang mau kapan lagi kita menegakkan disiplin untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” tegasnya.(wk1/mlo)


Pos terkait