Kasus Covid-19 Meningkat, Parosil : Bila Tak Penting, Tamu Dari Zona Merah Ditolak Dulu 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Menyikapi peningkatan jumlah kasus pasien terkonfimasi positif Covid-19 di Kabupaten Lampung Barat. Bupati yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lambar Parosil Mabsus mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar memperketat pengawasan dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. 

Disamping itu, ia juga menegaskan agar masyarakat dapat mengambil sikap dengan menolak tamu yang berasal dari luar khususnya yang datang dari daerah zona merah apabila tidak memiliki keperluan yang penting.

Bacaan Lainnya



“Kalau ada tamu dari luar daerah terutama zona merah untuk sementara ini ditolak dulu-lah kalau tidak begitu penting, salah satu contoh seperti kasus yang terjadi di Kelurahan Tugusari, Kecamatan Sumberjaya. Itu keluarganya kan sehat-sehat saja sebelumnya, setelah kedatangan keluarga dari Ciamis mereka ikut terpapar Covid-19,” tegas Pakcik—sapaan Parosil Mabsus saat di hubungi via ponselnya, Minggu (13/9).

Disamping itu, lanjutnya, disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi saat ini masih menjadi langkah terbaik mengatasi penularan Covid-19. 

“Kita tidak boleh abai dan menyepelekan masalah protokol kesehatan sudah seharusnya kita mulai sadar untuk memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Kuncinya hanya itu saja,” pesannya.

Sementara, kepada para pasien yang saat ini tengah dirawat atau menjalani isolasi diharapkan agar dapat segera sembuh dan dengan demikian Kabupaten Lampung Barat dapat segera kembali menjadi zona hijau dan tidak ada lagi penambahan pasien Covid-19.

“Untuk mewujudkan hal ini. Ya, itu tadi masyarakat harus terus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari dalam rangka adaptasi kebiasaan baru,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kasus Covid-19 di Kabupaten Lambar itu tercatat sebanyak 18 kasus, dimana terakhir terdapat penambahan untuk enam warga Kelurahan Tugusari, Kecamatan Sumberjaya dan satu warga asal Pekon Tapaksiring, Kecamatan Sukau. (edi/mlo)



Pos terkait