Kasus Covid-19 Meningkat, Satgas Kecamatan Gedungsurian Tingkatkan Gaplin Prokes 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Gedungsurian, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) bersama Satgas dari lima pekon di kecamatan itu, melakukan penegakan kedisiplinan (Gaplin) protokol kesehatan (prokes) di Pasar Kamis Ciptalaga, Pekon Ciptawaras.

Gaplin prokes di pasar itu salah satunya menjadi agenda rutin satgas gabungan, setiap hari pasaran. Hal itu tak lain ajakan untuk masyarakat tidak lalai dalam menjalankan anjuran pemerintah sebagai upaya pencegahan penularan virus corona. 

Bacaan Lainnya


Pada penegakan kali ini semua pekon mengirimkan satgas covid-19 karena penularan virus corona di Kecamatan Gedungsurian khususnya di Pekon Cipatawaras mengalami peningkatan, bahkan kini sudah masuk zona orange. 

Camat Agus Setiawan, S.E., M.M., bersama Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas NS Asminudin, S.Kep., dan Peratin Ciptawaras Sunayah mengomandoi langsung penegakan prokes tersebut. Yakni menekankan masyarakat untuk patuh dalam penggunaan masker dan rajin cuci tangan serta menjaga jarak. 

Bahkan dalam penegakan prokes tersebut bagi warga yang tidak menggunakan masker petugas tidak segan segan memberikan sanksi sosial untuk memberikan efek jera. 

“Terimakasih kepada pihak kecamatan, puskesmas dan pekon-pekon lain di Kecamatan Gedungsurian yang ikut terjun dalam gaplin prokes ini. Semoga tidak lama Pekon Cipatawaras kembali ke zona hijau,” terang Peratin Sunayah.

Pada kesempatan itu Sunayah berharap Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan sosial berupa sembako kepada keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri, yang mana di Pekon Ciptawaras sendiri terdapat sebanyak 25 orang yang sedang menjalani isolasi mandiri Covid-19. 

Sementara Kapus Asminudin menyampaikan dan meminta masyarakat untuk betul-betul menjalankan aturan prokes karena sampai saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir bahkan kini mengalami peningkatan masyarakat yang tertular. 

“Apa yang terjadi saat ini hendaknya menjadi acuan kita untuk lebih berhati-hati,” ajaknya.

Camat Agus Setiawan meminta masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri untuk tidak melakukan hal-hal yang justru merugikan. 

“Masa isolasi mandiri ini biasanya 14 hari karena itu yang sedang menjalani isolasi untuk tidak melakukan kontak erat dengan orang lain meskipun dengan keluarga karena virus corona tidak pilih majikan,” tandasnya. (r1n/mlo)




Pos terkait