Kaum Milenial Harus Terlibat Dalam Pelestarian Budaya

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin, Asisten II Bidang Ekbang Ismet Inoni, Anggota DPRD Lambar Ismun Zani dan sejumlah kepala OPD dan pejabat Forkopimda menghadiri Celugam Nyambai Festival 2020 yang dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Aji Saka Kawasan Sekuting Terpadu Pekon Watas Kecamatan Balikbukit Jumat (25/9). 

Celugam nyambai festival 2020 yang diselenggarakan Pemkab Lambar bersama Sanggar Seni Setiwang tersebut, diikuti oleh 30 grup nyambai yang sebelumnya ditetapkan sebagai 30 besar pada babak penyisihan dengan total 84 grup nyambai. 

Bacaan Lainnya



Dalam sambutannya, Pakcik—sapaan Parosil Mabsus mengungkapkan, harus ada keterlibatan kaum milenial dalam pelestarian budaya.  Karenanya ia mengapresiasi terselenggaranya Celugam Nyambai Festival yang telah mampu menumbuhkan kembali budaya yang mulai hilang. Saat ini seni dan budaya asli nyambai sudah kembali hidup di Lampung Barat. Nyambai merupakan tradisi masyarakat lampung barat, yang biasanya dilaksanakan sehari sebelum pelaksanaan hajatan pernikahan.

“Kami merasa bangga, karena masyarakat di kabupaten lampung barat ini khususnya generasi muda dan ibu-ibu begitu bersemangat melestarikan seni budaya nyambai,” ungkap Parosil. 

Hal ini, lanjut dia, tentu patut didukung agar  anak cucu nanti tidak kehilangan akar budaya dan identitas-nya di tengah perkembangan teknologi yang demikian cepatnya.

“Sebagaimana halnya kesenian pada umumnya, maka nyambai sebagai seni dan budaya Lampung Barat juga tidak lepas dari hakikat seni dan budaya itu sendiri, yakni proses kreatif yang terus menerus dan menghasilkan harmoni atau keindahan antara bunyi, gerak tubuh dan lembaran-lembaran tulisan,” kata dia.  

Artinya, sambung dia, seni dan budaya, termasuk nyambai juga bertumpu pada keindahan dan tidak lepas serta memiliki aspek  wiraga, wirasa dan wirama agar indah dan serasi. 

“Kami menyambut baik semaraknya perkembangan seni nyambai ini, pemerintah juga sangat mendukung adanya berbagai kegiatan seni dan budaya lampung barat ini, karena melalui kegiatan-kegiatan ini berbagai kesenian dan budaya Lampung, khususnya Lampung Barat dilestarikan dan dipertahankan, sehingga generasi muda akan mengetahui bahwa kita memiliki khasanah seni dan budaya yang patut untuk dipertahankan keberadaannya,” kata dia. 

Sementara itu, ketua Panitia Pelaksana Ricard Sambera mengungkapkan, celugam nyambai festival 2020 terangkai dengan HUT  Lambar, dan tetap terlaksana dengan penerapan protokol kesehatan dengan cara yang sesuai anjuran pemerintah. 

“Celugam nyambai festival ini juga terangkai dengan pemilihan muli mekhanai. Sebelumnya, pada bulan april lalu pendaftar sebanyak 320 grup namun terkencals Covid-19 sehingga kita rubah acaranya menjadi virtual dan Daring, sehingga sehingga peserta kami minta untuk mengirimkan video,” ungkap Ricard, seraya menambahkan bahwa pihaknya akan memberikan penghargaan kepada enam orang peratin yang mengirimkan peserta terbanyak. (nop/mlo)



Pos terkait