Kawanan Gajah Liar di Suoh Terus Digiring

  • Whatsapp
PENGGIRINGAN GAJAH: Petugas gabungan serta masyarakat terus melakukan penggiringan 12 ekor gajah liar yang terus merangsek areal perkebunan warga di Pekon Banding Agung Kecamatan Suoh. - Foto Doc

Medialampung.co.id – Petugas gabungan dari Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BB-TNBBS) Wilayah II Liwa, World Wildlife Fund (WWF), Wildlife Conservation Society (WCS), Kepolisian, pawang gajah (mahout), serta masyarakat terus melakukan penggiringan 12 ekor gajah liar yang terus merangsek areal perkebunan warga di Pekon Bandingagung Kecamatan Suoh.

Kapolsek Sekincau Kompol Suharjono mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Hariyadi, S.Ik, M.H., mengungkapkan, penggiringan gajah liar yang dilakukan oleh tim gabungan termasuk anggota Subsektor Suoh Polsek Sekincau dan sedikitnya  masyarakat tiga pekon yakni, Pekon Roworejo, Pekon Banding Agung, dan Pekon Sidorejo, terus dilakukan supaya kawanan gajah tidak merusak perkebunan warga.

Bacaan Lainnya



”Anggota kami bersama tim gabungan dan warga berupaya terus menggiring gajah-gajah tersebut untuk kembali kehabitatnya di hutan TNBBS. Dan kini rombongan gajah tersebut sekarang berada diumbul serup Pekon Banding Agung, mudah-mudahan secepatnya rombongan gajah tersebut kembali kehutan,” terang Suharjono

Sementara itu, Kepala Bidang TNBBS Wilayah II Liwa Amri, S.Hut, M.Hum., mengatakan, tiga orang mahout sengaja diturunkan bersama petugas, untuk melakukan penghalauan sehingga kawanan gajah tersebut bisa kembali ke habitat aslinya.

”Kami menurunkan tiga orang mahout dan sejumlah petugas, untuk memaksimalkan upaya penghalauan dan penggiringan kawanan gajah tersebut, semoga upaya yang kami dilakukan bisa membuahkan hasil,” ungkap Amri.

Ia berharap, masyarakat bisa membantu proses penghalauan dan penggiringan namun tetap harus dikoordinir oleh mahout dan petugas yang turun, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

”Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi sampai melukai gajah tersebut. Petugas kami akan bekerja dengan maksimal untuk penggiringan kawanan gajah tersebut, sehingga masyarakat bisa kembali tenang dalam melakukan aktivitas,” kata Amri. (nop/lus/mlo)



Pos terkait