KBM Tatap Muka SMA se-Pesbar Dibagi Dua Sesi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di tengah pandemi Covid-19, khususnya di seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) kembali dilaksanakan sejak Senin (11/1) lalu, hingga Kamis (14/1) tetap berjalan kondusif dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat sebagai pencegahan penyebaran wabah Covid-19.

Ketua MKKS SMA Kabupaten Pesbar, Putrawan Jaya Ningrat, S.Pd, M.Si., menjelaskan KBM tatap muka yang kembali dilaksanakan itu telah sesuai dengan survey dan verifikasi yang dilaksanakan oleh instansi terkait, dan berdasarkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) baik kabupaten maupun Provinsi, serta tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten, hingga persetujuan orangtua/wali siswa di setiap SMA.

Bacaan Lainnya

“Semua SMA di Pesbar telah melaksanakan KBM secara tatap muka di sekolah, dengan menerapkan prokes yang ketat terhadap siswa dan guru di sekolah masing-masing,” katanya, Kamis (14/1).

Kepala SMAN 1 Pesisir Tengah itu juga menjelaskan sistem KBM itu harus diatur oleh setiap sekolah untuk menghindari terjadinya kerumunan siswa di satu ruang kelas. Dicontohkannya, di SMAN 1 Pesisir Tengah dalam satu ruang kelas jumlah siswa dibatasi, begitu juga dengan tata letak meja dan kursi setiap siswa dengan jarak tertentu.

“Jumlah siswa yang masuk ke sekolah dibagi dalam dua sesi yakni sesi pertama mulai pukul 7.30-10.30 WIB, dan sesi kedua pukul 10.30-12.30 WIB atau selama dua jam untuk satu sesi tanpa istirahat,” jelasnya.

Dijelaskannya, sebelum masuk ke sekolah semua siswa terlebih dahulu dilakukan pengukuran suhu tubuh dan wajib menggunakan masker serta saat masuk ke ruang kelas siswa wajib mencuci tangan ditempat yang telah disediakan sekolah. 

Diakuinya, pelaksanaan kegiatan belajar secara tatap muka di seluruh SMA se-Kabupaten setempat hingga kini belum ada kendala, dirinya berharap dapat terus dilaksanakan. Mengingat saat ini dalam kegiatan belajar itu sudah masuk dalam semester genap tahun ajaran 2020-2021.

“Penerapan KBM secara tatap muka di tengah pandemi Covid-19 ini juga akan mengacu dengan kondisi di Kabupaten Pesbar. Artinya, sewaktu-waktu bisa dihentikan sementara jika kondisi wabah Covid-19 kembali meluas,” tandasnya. (yan/d1n/mlo)




Pos terkait