KBNU Berikan Referensi Pilratin Serentak 2022 dan 7 Tahun Perjalanan Dana Desa

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Menyongsong Pemilihan Peratin (pilratin) serentak 60 pekon Kabupaten Lampung Barat 2022 mendatang, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Pagardewa, berharap akan muncul para pemimpin pekon yang mampu merespon perkembangan dan tuntutan kemajuan desa setelah Tujuh tahun dana desa (DD)

Pengurus KBNU Pagardewa Arif Rohman, mengatakan kriteria sosok pemimpin yang diharapkan masyarakat pertama, pemimpin pekon atau peratin harus mampu membawa teknologi masuk pekon, teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik yang merupakan fungsi utama dan pertama dari adanya pemerintahan desa.

Bacaan Lainnya

Selain itu, teknologi untuk mempercepat usaha meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan di pekon.

Kemudian pekon harus memastikan warga desa tidak sulit untuk mengakses informasi dan juga komunikasi.

Sehingga ini akan menjadi pendukung utama literasi warga pekon dalam meningkatkan kualitas hidup dan kehidupannya.

Selanjutnya pemerintah pekon mampu membawa teknologi untuk mendukung pertanian yang merupakan mata pencarian utama.

“Bicara teknologi, bukan masalah muda atau tua, tapi ini terkait dengan kapasitas dan kapabilitas dari para calon pemimpin pekon, jadi Pilratin 2022 harapan kami warga memilih pemimpin sesuai dengan kebutuhan zaman untuk bangun desa, pemahaman teknologi harus diperhatikan,” katanya. 

Yang kedua, kriteria pemimpin pekon yang diharapkan muncul di Pilratin 2022, selain terkait teknologi, juga pemimpin pekon yang bergaul, mempunyai jaringan yang luas, lintas organisasi, lintas partai, sehingga dapat memaksimalkan relasi untuk kepentingan Memajukan dan pembangunan desa.

Karena jika desa dipimpin oleh pemimpin yang gaul, akan banyak akses terhadap program-program dan juga akan memiliki banyak referensi untuk menyusun perencanaan Pembangunan desa yang hebat.

“Pagardewa kecamatan yang punya banyak potensi, tetapi jika Nanti pemimpinnya, tidak melek, hanya taunya Rabat Beton, ini akan menjadikan potensi tersebut hanya sebatas data, tidak mampu memberikan dampak Ekonomi Secara Masif bagi warga desa,” imbuhnya

Kriteria yang ketiga, yaitu pemimpin yang mampu meningkatkan nilai dan jiwa sosial di pekon. Tujuh tahun dana desa nilai sosial banyak terkikis, Warga pekon menganggap dengan adanya dana desa , membantu sesama Gotong Royong sudah bukan tanggung jawab warga tapi dianggap hanya kewajiban pemerintah pekon Hal ini harus menjadi PR pemimpin desa kedepan.

Untuk itu kata Rohman Pilratin 2022 kriteria pemimpin yang mampu meningkatkan nilai sosial desa patut jadi perhatian.

Dan KBNU Pagardewa yang berisi Dari MWC NU,GP Ansor, Pagar Nusa, IPNU IPPNU, Akan menjalin komunikasi bersama ormas lain PSHT, Slanker, Dan komunitas-komunitas kepemudaan lain akan ikut mengedukasi masyarakat Dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten.

Dan Kecamatan serta aparat penegak hukum guna mengawal proses Pilratin yang bersih dari segala bentuk kecurangan lagu klasik yang bisa menodai sebuah pesta demokrasi yaitu ketidak netralitas panitia penyelenggara Pilratin dan money politik. Sehingga terlahirlah sebuah Pesta Demokrasi yang sejuk Dan berkualitas.(ri1n/mlo)

Pos terkait