Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Rata Agung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Musibah kebakaran terjadi di Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), pada Senin (31/8) sekira pukul 10.30 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan dua rumah warga.

Akibat kebakaran tersebut dua rumah warga milik Fikri (30) dan Iswandi (40) hangus terbakar, kejadian tersebut diduga akibat arus pendek listrik setelah sebelumnya salah satu warga melihat adanya percikan api dari KWh meter di rumah milik Fikri.

Bacaan Lainnya



Kapolsek Pesisir Utara AKP. Suhairi., mendampingi Kapolres Lambar AKBP. Rachmat Tri Haryadi, S.Ik., M.H., mengatakan musibah kebakaran tersebut terjadi saat rumah yang ditempati Fikri (30) dalam keadaan kosong.

“Saat terjadi kebakaran pemiliknya pergi ke kebun, sebelum terjadi kebakaran Yurnalis salah satu warga melihat percikan api dari KWh meter rumah korban,” kata dia.

Lanjutnya, tidak berselang lama api dengan cepat membesar dan membakar bagian atas rumah yang terbuat dari kayu, ditambah lagi masyarakat setempat hanya mampu melakukan pemadaman secara manual.

“Rumah pertama yang terbakar merupakan semi permanen, karena merupakan rumah panggung, bagian atas terbuat dari kayu sehingga api cepat membakar rumah tersebut,” terangnya.

Dijelaskannya, api yang semakin membesar dan sulit dikendalikan oleh masyarakat, membuat rumah milik Iswandi (40) yang memang berada disebelah kiri rumah milik Fikri (30) turut terbakar.

“Rumah milik Iswandi itu memang sudah lama ditinggal pemiliknya, jadi saat kejadian rumah tersebut memang dalam kondisi kosong, tapi masyarakat sempat menyelamatkan sejumlah barang berharga dengan mendobrak pintu rumah tersebut,” jelasnya.

Ditambahkannya, jauhnya jarak yang harus ditempuh mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian, membuat kedua rumah tersebut tidak bisa diselamatkan dan ludes terbakar.

“Kendaraan Damkar tiba saat api sudah mulai padam, tidak ada posko Damkar terdekat sehingga Petugas Damkar harus berangkat dari Pesisir Tengah, karena jarak tempuh yang lumayan jauh sehingga kedua rumah itu tidak bisa diselamatkan meski sudah ada upaya dari masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, akibat musibah tersebut korban Fikri mengalami kerugian hingga Rp150 juta, selain rumah yang hangus terbakar, sejumlah barang berharga seperti kendaraan roda dua, televisi, emas, uang tunai hingga surat-surat berharga ikut habis dilalap api.

“Sedangkan korban atas nama Iswandi mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta, karena selain rumah, sejumlah barang berharga yang berada di dalam rumah tersebut ikut terbakar,” pungkasnya. (ygi/mlo)



Pos terkait