Keberadaan #bankirpemberdaya Efektif Jaring Nasabah BTPN Syariah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Keberadaan para #bankirpemberdaya, sebagai garda terdepan BTPN Syariah memiliki peran yang efektif untuk lebih mendekatkan sekaligus menjaring nasabah. 

Tak hanya bagi BTPN Syariah, untuk masyarakat, #bankirpemberdaya terbukti dapat menggerakkan ekonomi, termasuk di Pringsewu.

Pantang menyerah, kondisi geografis serta tipikal nasabah atau calon nasabah menjadi tantangan yang juga harus dihadapi. Tak jarang mereka harus berjibaku menaklukan alam hanya untuk menyambangi nasabah.

“Sedih juga bila hujan, kondisi wilayah pelosok yang beragam dengan jalan yang tak semuanya bagus terkadang menjadi kendala,” ungkap tim Community Officer bankirpemberdaya yang bertugas di BTPN Syariah Pringsewu yang terdiri dari bisnis manager Siti Wakidah, Senior bisnis manager Mia Tania, Community officer Mudhawaroh, Ayu, Suparsiyem dan Maratul Mustakiyah.

Namun menurut mereka, semua terobati saat dapat langsung bertemu ibu ibu yang tergabung dalam kelompok yang menjadi nasabahnya. Sebagai bankir yang memberikan pemberdayaan kepada perempuan keluarga prasejahtera produktif, kerja mereka tak hanya menjalankan tugas perbankan.

“Senang rasanya bila bertemu ibu ibu atau nasabah. Terlebih saat usaha yang dirintis dapat maju dan berkembang,” aku Senior bisnis manager Mia Tania.

Jalinan ikatan pendekatan kekeluargaan pada setiap nasabah atau calon nasabah menjadikan para Srikandi bankirpemberdaya mudah diterima oleh warga di Pringsewu. 

Seperti terlihat saat tim Community officer menyambangi nasabahnya di kelompok Sejahtera Waluyojati kecamatan Pringsewu. Tak hanya sebatas menagih cicilan serta pendampingan usaha.

Namun tim dari BTPN Syariah juga mengedukasi ibu ibu dengan pengetahuan seputar keluarga. Dengan materi parenting mulai dari mendidik anak termasuk sikap orang tua menghadapi buah hatinya. #bankirpemberdaya tak hanya mampu merubah pola pikir masyarakat untuk memuncul kan usaha produktif, namun juga diiringi dengan penguatan keluarga.

Bukan hanya memberdayakan nasabah, para #bankirpemberdaya juga mampu meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri. Bahkan diantara mereka yang bertugas di Pringsewu menjadi tulang punggung bagi keluarganya.

“Selain dapat membantu orang tua juga bisa beli kendaraan,” aku Mudhawaroh

Pola pendekatan “kekeluargaan” yang tak semata mata mengedepankan pola perbankan menjadi langkah jitu BTPN syariah lebih dekat dengan masyarakat.

Memberi harapan mewujudkan mimpi nasabah menggali mimpi termasuk role model (contoh) menurut communication head Ainul Yaqin bisnis ini sangat clear. 

“Bukan berdasar referensi namun menggali serta mengajak berusaha merupakan langkah yang dilakukan BTPN Syariah untuk dekat dan menyalurkan pinjaman ke masyarakat,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Abdi Setyo kepala pembiayaan Lampung pihaknya juga berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Dimana semakin banyak sentra maka personil ditempatkan lebih banyak. bankirpemberdaya siap mendampingi dan mengedukasi sesuai kebutuhan ibu ibu. 

“Kita tempatkan petugas dengan penyiapan tempat tinggal di area tertentu supaya dekat dengan nasabah,” ungkapnya.

Setiap sentra akan didampingi oleh petugas lapangan terlatih yang biasa disebut Community Officer. Secara rutin Community Officer kami melayani dan memberikan pendampingan kepada nasabah dengan cara bertemu di tempat-tempat nasabah. 

Lanjut Distributor Head Sumatera Firmansyah, BTPN Syariah hadir pada segmen masyarakat menengah dan prasejahtera yang selama ini mereka tak terlayani.

“Bukan hanya transaksional,bankirpemberdaya yang terdiri dari anak anak muda siap memberikan pelayanan. Tak hanya yang punya usaha tapi juga yang baru memulai usaha,” jelasnya.

Dengan membuka akses perempuan keluarga prasejahtera produktif yang ada di pelosok negeri dari Aceh hingga di Nusa Tenggara Timur, dan salah satunya di ujung selatan Sumatera, yaitu Lampung.

Hingga kini jumlah nasabah terus bertumbuh kurang lebih 152 Ribu perempuan keluarga prasejahtera produktif di Lampung yang dilayani dan tumbuh bersama dengan pembiayaan yang tersalurkan kurang lebih Rp 541 Miliar. Yang kesemuanya adalah upaya dari ketangguhan para #bankirpemberdaya, bankir yang memberikan pemberdayaan kepada perempuan keluarga prasejahtera produktif.

Selain melayani dengan penuh hati, sosok #bankirpemberdaya juga menjadi role model dalam membangun perilaku unggul nasabah, yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS).(sag/mlo)




Pos terkait