Kecamatan Telukbetung Selatan Bagikan Bantuan Beras dari Herman HN

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kecamatan Telukbetung Selatan membagikan beras sebanyak 4.930 karung ukuran 5 kg atau sebanyak 24 ton 650 kg ke enam kelurahan, Senin (20/4).

“Pembagian beras bantuan dari walikota akan disalurkan untuk 4.930 keluarga dan setiap keluarga mendapat beras 5 kg dengan harapan bisa membantu  warga terdampak pandemi Covid-19,” ujar Camat Telukbetung Selatan Ichwan Adji Wibowo di kantornya. 

Bacaan Lainnya



Camat Teluk Betung Selatan  mengakui kemungkinan ada warga yang terdampak tapi belum mendapat bantuan, hal itu disebabkan keterbatasan waktu dalam proses pendataan dari pihak kelurahan, sehingga hanya warga yang memang sudah terdata di Dinsos yang mendapat bantuan kali ini.

“Pembagian beras ini berdasarkan On base datanya adalah masyarakat yang mendapat BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan PKH (Program Keluarga Harapan). Ini dasar pemberian bantuan sesuai arahan dari Dinas Sosial,” jelas Ichwan yang juga pengurus ormas Islam.

Dia menambahkan, apabila ada warganya yang belum mendapat bantuan tapi terdampak Covid-19 akan diberikan bantuan pada tahap kedua dengan pendataan yang baru.

“Bagi yang belum dapat tapi terdampak misalnya dia pekerja harian kemudian dirumahkan oleh perusahaannya maka dia akan dapat pada tahap kedua,” kata pak wali ujarnya.

Pihaknya juga akan mengevaluasi pembagian tahap pertama tersebut, dan jika ada warga terdampak Covid-19 yang belum mendapatkannya akan diupayakan pada tahap berikutnya dengan syarat mendapatkan rekomendasi dari RT dan lurah.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan pesan saya kepada lurah juga RT bantuan ini harus tepat sasaran.  Saya kawal langsung ini karena ini sudah termasuk bencana nasional jadi tidak boleh main-main,” tandasnya.

Sebelumnya pembagian beras ini sudah dilaksanakan dua kecamatan yaitu Kecamatan Panjang dan Bumi Waras, Bandarlampung yang berjumlah 12.075 karung beras.

Dari penelusuran Medialampung.co.id, bantuan beras 5 kg itu tercetak Bantuan dengan Tulisan Walikota Bandarlampung Herman HN MM. 

Sementara di tempat terpisah  Humas Bulog Lampung Raffi Ismail mengatakan bila pihaknya tidak menjual beras dengan mencetak nama atas permintaan pembeli. 

“Bulog menjual beras mulai ukuran 50 kg, 10 kg dan 5 kg. Untuk yang 50 kg tidak ada merk-nya tapi untuk yang 5 dan 10 kg kemasannya ada tercetak logo Bulog,” jelasnya. 

Lebih lanjut dia menambahkan, pembeli bisa memesan kemasan yang sudah tercetak tapi untuk mengemasnya bisa diselesaikan  berkoordinasi dengan bagian gudang.

“Konsumen bisa memesan beras berbagai jenis  dengan kemasan khusus, untuk yang seperti itu silahkan dikomunikasikan dan negosiasi dengan pekerja yang ada  di gudang karena mereka yang mengerjakannya,” tambah Raffi 

Saat dikonfirmasikan apakah Pemda Kota Bandarlampung memanfaatkan fasilitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dimana setiap daerah mendapat jatah 100 ton/tahun dan dibayar pemerintah pusat. 

“Raffi menuturkan jika beras sudah diambil oleh Pemkot tapi detailnya saya tidak paham ya,” pungkasnya.(*/mlo)



Pos terkait