Kegagalan Perekaman Sebabkan Pembuatan KTP-el Menjadi Lama

Medialampung.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Febriana menjelaskan dampak kegagalan perekaman KTP elektronik (KTP-el) bisa membuat proses pembuatan KTP-el menjadi lama.

“Saat perekaman KTP-el terjadi gagal perekaman bisa terjadi karena menggunakan kontak lens sehingga rekaman iris mata tidak terbaca atau pada saat memasukkan sidik jari tangan berkeringat. Bisa juga terjadi karena sebelumnya pernah memiliki lebih dari satu KTP, sehingga Nomor Induk Kependudukan ganda,” ucap dia.

Bacaan Lainnya


Lanjutnya, dia juga mengingatkan kepada masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukannya datang sendiri ke Gedung Satu Atap (Satap) di lingkungan Pemkot Bandarlampung dan tidak menggunakan calo karena bisa terjadi ketidaksesuaian data.

“Kalau pernah mengurus KTP-e menggunakan calo/ tidak datang sendiri sehingga ada ketidaksesuaian data,” jelas dia kepada Medialampung.co.id, Minggu (13/3).

“Saya harapkan warga yang bersangkutan menindaklanjuti rekomendasi Disdukcapil terkait permasalahan (nik ganda, perekaman gagal, dll) diharapkan warga yang mendapatkan permasalahan tersebut proaktif sesuai SOP yang ada untuk menghindari permasalahan di kemudian hari,” tambahnya.

Plt Kepala Disdukcapil Kota Bandarlampung juga menjelaskan penggunaan suket (KTP sementara) yang diperbolehkan Dirjen Disdukcapil memperbolehkan bagi daerah yang belum terpenuhi kebutuhan blanko KTP-nya.

“Pada saat Rakornas Dukcapil bulan Februari tahun 2022, Dirjen Dukcapil Kemendagri memperbolehkan menggunakan suket dan saat ini di Kota Bandarlampung blangko KTP-el tersedia,” tambahnya 

Selanjutnya, untuk memudahkan masyarakat Kota Bandarlampung dalam mengurus dokumen kependudukannya. 

Disdukcapil pernah meluncurkan aplikasi Permen Manis yang bisa diunduh di play store bagi pengguna gawai yang operating systemnya android memenuhi syarat namun aplikasi tersebut menghilang tidak bisa diunduh lagi.

Kini, ditambahkan Febriana, aplikasi Permen Manis itu tersedia di website https://disdukcapil.bandarlampungkota.go.id.

“Kami menganjurkan masyarakat mengakses pelayanan online melalui website, call/WA center, media sosial. Selain itu saat ini 20 kantor camat se kota Bandarlampung sudah bisa melayani urusan administrasi kependudukan. Jadi masyarakat bisa datang ke kantor kecamatan untuk mengurus semua dokumen kependudukan hal ini dimaksudkan menghindari kerumunan dan mendekatkan lokasi masyarakat,” jelas PLT Disdukcapil kota Bandarlampung.

“Ke depan diharapkan tidak hanya kantor kecamatan yang dapat menjadi fasilitas warga dalam mengurus dokumen admindukcapilnya, tetapi juga seluruh kantor kelurahan se kota Bandarlampung,” tandasnya.(jim/mlo)


Pos terkait