Kejari Waykanan Beri Penyuluhan Bahaya Radikalisme dan Intoleransi kepada Seluruh Kepala Kampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kajari Waykanan Hi. Soesilo, SH., MH, dan perangkatnya memberikan Penyuluhan Tentang bahaya Radikalisme dan Intoleransi kepada Kepala Kampung (Kakam) se-Kabupaten Waykanan, Senin (11/1).

Pada penyuluhan yang digelar di Curup Kreta Kampung Rambang Jaya Kecamatan Umpu Semenguk yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Waykanan tersebut, Soesilo berharap kepada Kepala Kampung untuk tidak ragu ragu dalam membangun sinergitas dan bahu membahu dengan Kejari Waykanan dalam melaksanakan aktifitas pembangunan baik itu berkaitan dengan anggaran dana desa (ADD) maupun yang lainya.

Bacaan Lainnya


“Kami dari Kejari Waykanan siap untuk mendampingi bapak-bapak supaya pelaporannya berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Soesilo.

“Kita sebagai aparat penegak hukum mendampingi bapak-bapak dalam melaksanakan kegiatan, yakin saja apabila ada pekerjaan yang kurang pas atau kurang benar kita perbaiki agar tidak bertentangan dengan regulasi yang ada,” imbuhnya.

Sementara itu Hepan Suwita, SH., Ketua Apdesi Waykanan menyampaikan apresiasinya terhadap Kejari yang telah memberikan penyuluhan hukum kepada seluruh kepala kampung dan berharap agar kedepan Kinerja Kepala Kampung lebih baik lagi, apalagi para kakam mempunyai latar belakang yang bermacam-macam 

“Para kepala kampung yang ada di Waykanan ini mempunyai latar belakang yang berbeda-beda sehingga tentunya kami juga kerap mengalami perbedaan pemahaman, jadi mulai hari ini dan seterusnya kami dapat bersinergi dengan Kejari Waykanan, dan kami akan berusaha untuk lebih baik lagi, untuk itu kami senantiasa mohon bimbingan, arahan dan masukannya, terutama mengenai pemahaman radikalisme,” kata Hepan.

Di tempat yang sama, Kasi Intel Pujiyanto, SH, MH, saat di konfirmasi dengan tegas menyatakan bahwa kegiatan itu merupakan silaturahmi biasa antara Kejari Waykanan dengan seluruh kakam yang sekaligus dimanfaatkan Kejari untuk memberikan penyuluhan hukum tentang pembinaan jaga desa 

“Intinya ini adalah program Kejari Waykanan dalam mencegah bahaya Radikalisme dan Intoleransi, sebagaimana kita ketahui, akhir-akhir ini banyak sekali aliran-aliran radikalisme yang kita khawatirkan menyusup ke desa-desa. untuk itu kita berusaha mencegah jangan sampai masyarakat terpapar dengan adanya paham Radikal maupun Intoleran tersebut, kenapa kita mendahulukan kakamnya karena kakam itulah yang harus mengetahui apa saja yang dimaksud Radikalisme dan Intoleransi dengan harapan kami agar kakam memberikan pemahaman kepada warganya,” tegas Pujiyanto.(wk1/mlo)




Pos terkait