Kekurangan Dana Rp4 Miliar, Pemprov Berkoordinasi Terkait Kejuaraan Surfing Krui Pro Juni 2022

Medialampung.co.id – Kejuaraan surfing internasional atau World Surfing League (WSL) Krui Pro yang akan digelar bulan Juni mendatang di Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) masih kekurangan biaya. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, SH, M.Si, M.Kn, Ph.D (Nunik) saat diwawancarai awak media, Senin (4/4).

“Kebutuhan anggaran minimal untuk Krui Pro itu Rp8 miliar dan Pemda setempat sudah menganggarkan Rp4 miliar sehingga masih kekurangan dana. Kegiatan ini kan dilakukan di tengah-tengah sehingga tidak mungkin memasukan anggaran,” kata Wagub Nunik saat memberikan keterangan. 

Bacaan Lainnya


Lanjutnya, agar kegiatan tersebut tetap berjalan maka pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan turut serta membantu segala sesuatu yang menjadi kendala Pemda Kabupaten Pesbar mewujudkan kegiatan tersebut.

“Kita coba lihat kebutuhan teknis nya apa saja, misal toilet portable dan di BPBD ada, bus yang di dalamnya ada alat kesehatan kita juga ada. Jadi bantuan tidak dalam bentuk uang tetapi kebutuhan,” ungkapnya. 

“Intinya Pak Gubernur memerintahkan untuk mencarikan solusinya. Dan ini sedang berjalan solusi-solusinya,” sambungnya. 

Ia juga mengatakan kekurangan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan tersebut lantaran saat penyusunan anggaran dilakukan saat pandemi Covid-19 sedang mengalami peningkatan sehingga sebagian dana dialihkan untuk penanganan dampak Covid-19.

“Saat penyusunan anggaran festival ini, covid-19 sedang tinggi sehingga ragu. Ketika dianggarkan nanti tidak terpakai dan untuk kebutuhan anggaran pemulihan ekonomi nasional dan sebagainya. tapi Alhamdulillah Covid-19 melandai dan festival Krui Pro bisa dilaksanakan 11 sampai 17 Juni 2022. Dan antusias peselancar mancanegara juga sangat luar biasa,” tuturnya.

Lanjutnya, saat ini tengah berkoordinasi juga dengan instansi terkait agar dapat melakukan penambahan jam terbang maskapai Susi Air serta menambah pesawat khusus untuk kargo.

“Memang ada kendala soal transportasi, dimana pesawat nya tidak bisa membawa papan surfing. Opsi yang sudah disiapkan ialah menggunakan bus untuk papan surfing atau pesawat kargo. Ini masih terus dikoordinasikan termasuk dengan penambahan jam terbang,” terangnya. 

Ia juga menambahkan akan ada penambahan beberapa event lainnya guna meramaikan festival Krui Pro seperti bazar UMKM, kuliner hingga kampanye Bangga Buatan Indonesia (BBI).

“Krui Pro ini masuk kedalam perhatian nasional meskipun tidak masuk di kalender event nasional. Sehingga akan ada beberapa event yang disiapkan sehingga semakin ramai dan tidak hanya satu event saja karena ini akan ramai,” pungkasnya. (ded/mlo)


Pos terkait