Keluar Daerah, Hadiri Pesta Hingga Gelar Acara Aqiqah, Enam Warga Lambar Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – Sempat melakukan perjalanan ke luar daerah, berkumpul dengan teman dan keluarga, berjualan di pasar dan menggelar aqiqah anak tanpa mematuhi protokol kesehatan (Prokes), enam warga Kabupaten Lampung Barat terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Penambahan enam kasus tersebut, berdasarkan data yang di release dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Sabtu dan Minggu (26-27/6). Keenam kasus tersebut berasal dari Kecamatan Sukau satu kasus, Sumberjaya satu kasus, Batubrak dua kasus, Waytenong satu kasus dan Suoh satu kasus.

Bacaan Lainnya

Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna yanti, S.Farm, Apt, MPH., mengungkapkan, untuk satu kasus dari Kecamatan Sukau itu memiliki riwayat perjalanan ke Tangerang, Provinsi Banten.

Kemudian satu kasus dari Sumberjaya memiliki riwayat perjalanan ke Jawa Barat menghadiri pesta, dua kasus dari Batubrak satu diantaranya sempat menggelar acara aqiqah anak dan satu hasil tracing, selanjutnya satu kasus dari Kecamatan Waytenong merupakan pedagang di pasar dan tidak mematuhi Prokes, dan terakhir satu kasus dari Kecamatan Suoh itu memiliki riwayat pernah berkumpul dengan teman dan luar dan kurang Prokes.

”Untuk penambahan dalam dua hari Sabtu-Minggu itu lima memiliki riwayat keluar daerah, menggelar acara dan berkumpul bersama keluarga tanpa menerapkan Prokes secara baik, sementara satu lainnya hasil tracing terhadap terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya,” ungkap Erna mendampingi Kadiskes Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B.

Dengan bertambah enam kasus tersebut, kata dia, maka total terkonfirmasi Covid-19 di Lambar hingga saat ini telah mencapai 848 orang, selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sehat serta telah kembali beraktifitas seperti biasa sebanyak 760 orang, dengan angka kematian sebanyak 37 orang.

”Dengan penambahan tersebut tentunya petugas kami di lapangan kembali melakukan tracing, untuk mencari orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pasien Covid-19 untuk selanjutnya dilakukan penanganan sebagaimana mestinya, namun tentunya harapan kami tidak ada lagi penambahan dari hasil tracing,” kata dia.

Lebih lanjut Erna mengungkapkan, masyarakat harus benar-benar mematuhi protokol kesehatan, terlebih saat melakukan kunjungan ke luar daerah, maupun saat berkumpul bersama keluarga maupun teman.

”Kalau kita mematuhi Prokes insha Allah kita akan aman dari Covid-19, minimal melakukan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait