Keluarga Awang Berharap Islah dengan Keluarga Rendy

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Keluarga besar Awang Helmi Christianto (45) meminta maaf dan berharap berdamai (islah) dengan pihak Rendy Kurniawan, tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Kedaton, Kota Bandarlampung yang menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan Awang bersama dua orang rekannya beberapa waktu silam.

“Kami keluarga besar berharap ada islah dengan pihak keluarga Rendy Kurniawan,” kata Ustadz Asep Holis (37) kepada Medialampung.co.id di rumah orangtua Awang, Almarhum Budiono, Jl.Cendana No.12, Pahoman, Selasa (3/8) siang.

Bacaan Lainnya

Sat Reskrim Polresta Bandarlampung sudah menahan Awang dan dua rekannya. Ketiga tersangka akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman 7 tahun pidana penjara.

Asep mengatakan, keluarga besar Awang sudah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga besar sang nakes, Rendi  Kurniawan, yang langsung diterima orang tuanya, yaitu Hi. Mukti. 

“Kebetulan saya kenal baik,” ujarnya. Dia menyampaikan harapan keluarga besar bisa islah dengan pihak keluarga Rendy Kurniawan. “Pada intinya, keluarga Hi. Mukti, orang tua dari Rendi sudah memaafkan,” katanya.

Diceritakan Asep, awalnya Awang bersitegang dengan Rendi Kurniawan yang tak mengizinkan peminjaman tabung oksigen yang dibutuhkan orangtuanya yang sedang sakit di rumah.

“Mendengar itu, sebagai anak, dia (Awang) langsung berpikir dan mencari solusi bagaimana cara cepat mencari oksigen, karena ini menyangkut orangtuanya ,” ungkapnya.

“Kami hanya ingin ini selesai, karena tahu bagaimana sifat anak-anaknya, termasuk Awang yang tidak mungkin bisa menganiaya orang,” tambah ibunda Awang, Anah Yuliana (62).

Dengan mata berkaca-kaca, Anah berharap masalah ini bisa selesai secara kekeluargaan dengan islah dan tidak dilanjutkan ke ranah hukum. “Kami sudah meminta maaf kepada keluarga besar Rendi Kurniawan,” katanya. (jim/mlo)


Pos terkait