Kembangkan Potensi Diri Dengan Aktif di Gerakan Literasi Sekolah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id, BALIKBUKIT – Materi pengenalan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sebagai salah satu materi utama masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SMAN 2 Liwa Kabupaten Lambar.

Materi tentang gerakan literasi sekolah tersebut disampaikan oleh Duta suhanda, Ariani Rosa Lesmana, Lia Shinta ,Afandi dan Ahmadi dari Bidang informasi dan Komunikasi Tim GLD Lampung Barat di Aula SMAN 2 Liwa, Selasa (16/7/2019).

Bacaan Lainnya



Sebanyak 190 peserta didik baru yang terdiri dari 100 Peserta Kelas IPA dan 90 IPS di SMAN 2 Liwa pagi itu selama dua jam, dari pukul 08.00-10.00 Wib diberikan pengenalan tentang Gerakan Literasi Sekolah (GLS).

“Lewat Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015, Sekolah kini diwajibkan menggalakkan budaya literasi. Dimana dalam Peraturan Menteri tersebut mewajibkan warga sekolah membaca selama 15 menit, tiap hari sejak pukul 07.00-07.15. Jadi bukan hanya siswa, tapi juga guru, kepala sekolah, staff, bahkan penjaga,” ungkap Duta Suhanda dihadapan peserta didik baru dan sejumlah mahasiswa dan mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) yang hadir di acara tersebut.

Menurut dia, dengan membaca buku buku non pendidikan selama 15 menit, kemudian seminggu sekali meresume apa yang telah dibacanya dilanjutkan dengan mempresentasikannya di depan kelas, dirinya yakin bila ini rutin berjalan maka kedepan anak-anak peserta didik di SMAN 2 Liwa akan memiliki kemampuan Literasi yang baik, yaitu membaca, menulis dan dapat menyampaikan apa yang telah dibacanya.

Duta juga mengungkapkan bahwa Gerakan Literasi merupakan Komitmen dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di bawah kepemimpinan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin dalam rangka membantu tenaga pendidik menerapkan generasi cerdas.

Gerakan ini juga merupakan stimulan untuk menumbuh kembangkan kebiasan peserta didik akan rasa ingin tahu terhadap ilmu pengetahuan.

Selain itu, lanjut dia, sebagai bentuk kepedulian Pemkab Lambar di dunia pendidikan adalah dengan memberikan bantuan seragam gratis terhadap peserta didik baru untuk SD/MI dan SMP/MTS dan juga program beasiswa bagi siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri di Fakultas Kedokteran. (lus/mlo)



Pos terkait