Kemenag Pesbar Akan Pantau Posisi Hilal Pada 12 April

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Wilayah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menjadi salah satu titik observasi pemantauan posisi hilal penetapan awal Ramadhan 1442 Hijriah tahun 2021, yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia pada Senin (12/4) mendatang. Sementara, untuk di Kabupaten Pesbar rencananya akan dipusatkan di pinggir pantai Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah.

Kasi Bimas Islam, Irhamsyah, S.TH.I., mendampingi kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pesbar, Hi. Yulizar Andri, S.T, M.Ag., mengatakan pemantauan posisi hilal atau Rukyatul Hilal sebagai salah satu tahapan sidang isbat penetapan awal Ramadhan 1442 Hijriah, telah disepakati oleh Kemenag Republik Indonesia yakni pada tanggal 12 April 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Wilayah Kabupaten Pesbar ini kembali menjadi salah satu titik untuk lokasi pemantauan posisi hilal penentu awal Ramadhan tahun 2021, rencananya akan dipusatkan di pantai Labuhan Jukung,” katanya, Rabu (7/4).

Dijelaskannya, pihaknya juga akan kembali berkoordinasi dengan tim Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Pesbar untuk menindaklanjuti persiapan rukyatul hilal itu. Dirinya berharap dalam pemantauan hilal itu tidak ada kendala, karena dalam pemantauan itu harus didukung oleh peralatan yang memadai. Selain itu yang paling utama harus didukung kondisi cuaca.

“Selain tim BHR Pesbar yang akan turun untuk melakukan pemantauan posisi hilal nanti, rencananya dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Lampung juga akan ikut melakukan pemantauan,” jelasnya.

Masih kata dia, pemantauan posisi hilal awal Ramadhan 1442 Hijriah akan dimulai pada sore hari, itu juga akan disesuaikan dengan kondisi dilapangan. Sedangkan dalam pelaksanaan Rukyatul Hilal tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Dari hasil Rukyatul Hilal di Kabupaten Pesbar itu akan dikirim langsung ke Kanwil Kemenag Provinsi Lampung.

“Selanjutnya dari Kanwil mengirimkan ke Kemenag RI, sehingga penetapan awal Ramadhan 1442 Hijriah baru bisa dipastikan setelah ada keputusan sidang Isbat di Kemenag RI yang salah satunya mengacu pada tahapan Rukyatul Hilal di seluruh titik pemantauan posisi Hilal se-Indonesia,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait