Kemendesa PDTT Identifikasi Kewirausahaan Pemuda di Pesbar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) melalui Direktorat Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (Ditjen PPDT) berkunjung ke Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) sekaligus identifikasi kewirausahaan pemuda untuk rencana program kerja tahun 2022.

Dalam kunjungan itu, diterima oleh Plt.Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang juga selaku Asisten I Setdakab Pesbar, Audi Marpi, S.Pd, M.M., di kantor Dispora setempat, hadir perwakilan dari Ditjen PPDT, Raja Amin Hasibuan, S.E, M.SE., beserta rombongan, serta pihak terkait lainnya, Selasa (23/11).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, perwakilan Ditjen PPDT, Raja Amin Hasibuan, mengatakan, kegiatan itu salah satunya untuk mengidentifikasi kewirausahaan pemuda di Kabupaten Pesbar. Terlebih, Kabupaten Pesbar kini masih masuk dalam daftar sebagai salah satu daerah tertinggal di Indonesia di Provinsi Lampung.

“Hasil identifikasi kewirausahaan para pemuda di Pesbar ini sebagai salah satu persiapan untuk rencana program kerja di tahun anggaran 2022 mendatang,” katanya.

Ditambahkannya, salah satunya untuk mendorong pengembangan kewirausahaan para pemuda, baik di bidang wisata, pengembangan kuliner, souvenir, dan sebagainya. Mengingat di Kabupaten Pesbar ini merupakan salah satu daerah tujuan wisata baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan banyaknya potensi lokal itu, maka peran serta pemuda sangat dibutuhkan, sehingga potensi yang ada bisa terus berkembang untuk kemajuan kabupaten Pesbar.

“Dengan begitu, kedepan diharapkan mampu mengentaskan kabupaten Pesbar ini sebagai daerah tertinggal,” ujarnya.

Dikatakannya, rencana pengembangan kewirausahaan pemuda di Pesbar melalui kegiatan pelatihan dan sebagainya di tahun 2022 mendatang itu akan mencakup semuanya mulai dari pengolahan potensi, pengemasan, dan sebagainya, bahkan hingga pemasaran yang tentu akan tetap didukung oleh Kemendesa PDTT.

“Kita berharap kedepan para pemuda di Kabupaten Pesbar ini dapat berkontribusi untuk daerahnya, sehingga para pemuda harus mampu menjadi aktor pembangunan, dan kedepan Pesbar dapat lepas dari daerah tertinggal,” jelasnya.

Sementara itu, Plt.Kadispora Pesbar, Audi Marpi, menyampaikan ucapan terimakasih kepada perwakilan dari Kemendesa PDTT yang telah berkunjung ke Pesbar sekaligus melakukan identifikasi kewirausahaan pemuda di Kabupaten Pesbar ini. Karena ini sebagai salah satu persiapan untuk rencana kegiatan di awal tahun 2022 mendatang yang akan melaksanakan pelatihan kewirausahaan pemuda.

“Kedepan akan melakukan pelatihan bagi 30 orang pemuda dengan usia 17-30 tahun yang telah memiliki kemampuan dan merupakan pelaku usaha di semua bidang khususnya dibidang pengolahan potensi lokal,” katanya.

Dikatakannya, dengan adanya dukungan dari Kemendesa PDTT itu mudah-mudahan di Kabupaten Pesbar kedepan dapat lepas predikat sebagai daerah tertinggal. Karena itu peran pemuda cukup penting dalam mendukung kemajuan dan pembangunan di Kabupaten Pesbar ini. Kedepan pihaknya juga berharap selain pelatihan nanti juga dapat direalisasikan bantuan perlengkapan peralatan pendukung, hingga permodalannya.

“Pemkab Pesbar akan terus mendorong pengembangan dan kemajuan para pemuda, karena ini untuk kepentingan bersama, terutama kepentingan daerah,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)

Pos terkait