Kementan Salurkan Bantuan ke Poktan Kopi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan), tahun 2021 ini kembali menyalurkan sejumlah bantuan pengolahan hasil kopi ke kelompok tani di empat kecamatan di kabupaten setempat.

Kabid Perkebunan, Yunirizal, mendampingi Plt. Kadistan Pesbar, Unzir, S.P., mengatakan terdapat empat kelompok tani kopi di empat kecamatan yang menerima bantuan dari pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah tahun ini pemerintah pusat kembali menyiapkan bantuan ke kelompok tani kopi di kabupaten kita ini untuk mendukung kelompok tani dalam memaksimalkan hasil panen kopi,” kata dia.

Dijelaskannya, empat kelompok penerima bantuan itu tersebar di Kecamatan Ngambur, Karyapenggawa, Pesisir Utara dan Kecamatan Lemong, masing-masing kecamatan terdapat satu kelompok penerima bantuan.

“Kelompok di Kecamatan Ngambur dan Karyapenggawa mendapatkan peralatan pengolahan hasil panen, sedangkan kelompok di Kecamatan Pesisir Utara dan Lemong mendapatkan bantuan alat pasca panen,” jelasnya.

Ditambahkannya, bantuan peralatan yang diserahkan untuk pengolahan hasil panen itu seperti mesin roasting atau sangrai, mesin giling kopi bubuk, dan alat press kemasan, sedangkan bantuan alat pasca panen seperti mesin pulper dan mesin huller.

“Semua bantuan yang disalurkan itu merupakan bantuan yang disiapkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, sesuai usulan yang diajukan,” terangnya.

Menurutnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Pesbar terdapat perkebunan kopi terutama di daerah dataran tinggi. Bantuan itu sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan penghasilan kelompok melalui pengolahan kopi.

“Dengan bantuan itu, kelompok tidak hanya menjual hasil panen kopi dalam bentuk biji kopi, tapi juga mampu mengolah hasil kebun kopi mereka menjadi kopi bubuk yang siap dipasarkan untuk menambah penghasilan kelompok,” ujarnya.

Pihaknya berharap, bantuan itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga bisa menjadi salah satu sumber pendapatan kelompok dan anggota kelompok kedepannya.

“Dengan menjual kopi dan bentuk kopi bubuk kemasan, pasti akan mendapatkan keuntungan lebih dibandingkan hanya dengan menjual biji kopi kering,” pungkasnya. (ygi/d1n/mlo)

Pos terkait