Kementerian ATR/BPN Perkenalkan Sertifikat Elektronik

  • Whatsapp

Sampaikan Pesan Penting UUCK dengan Optimalisasi Komunikasi Publik

Medialampung.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil memberikan keynote speech pada Webinar dengan tema Arah Kebijakan Pertanahan Pasca Undang-Undang Cipta Kerja yang dilaksanakan melalui video conference, Kamis (4/2).

Webinar ini diadakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN). 

Sofyan A. Djalil dalam kesempatan ini mengungkapkan bahwa  tantangan besar bagi pemerintah saat ini adalah penciptaan lapangan pekerjaan.

“Angka pengangguran di Indonesia sebelum pandemi Covid-19 menyentuh angka tujuh juta orang dan di masa pandemi ini bertambah 3,5 juta orang yang menganggur, itulah kenapa UUCK ini mampu mengatasi masalah tersebut nantinya,” ujar Sofyan A.Djalil 

Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa UUCK juga mampu memudahkan dan membantu partisipasi publik, dunia usaha dan pembangunan. “UUCK ini diperlukan kita tahu negeri kita terlalu banyak izin dan regulasi, UUCK hadir untuk merubah paradigma regulasi, nanti izin diperlukan hanya untuk usaha yang berisiko saja,” katanya 

Lanjutnya, Kementerian ATR/BPN juga terus berupaya untuk memperbaiki mekanisme perizinan dan permohonan bagi masyarakat, dulu buat sertifikat kita tidak tahu berapa lama bisa selesai kalau tidak ada dorongan tidak bisa cepat.

“Itu yang akan kita perbaiki maka dari itu Kementerian ATR/BPN terus mempercepat itu dengan layanan elektronik, mulai tahun ini kita perkenalkan sertifikat elektronik yang saat ini masih banyak masyarakat salah paham, BPN tidak akan menarik sertifikat, sertifikat lama tetap berlaku sampai transformasi ke digital,” tambah Sofyan A.Djalil 


Pos terkait