Kementerian PUPR Serahkan Aset Jembatan Gantung ke Pemkab Pesbar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Lampung melakukan serah terima aset Barang Milik Negara (BMN) di bidang infrastruktur jembatan gantung Way Magnai Lunik penghubung Kecamatan Krui Selatan dengan Pesisir Selatan tepatnya di Pekon Balai Kencana, Selasa (22/12).

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala BPJN Lampung, Rien Marlia, S.T, M.T., Kepala Satker PJN wilayah II Provinsi Lampung, Rifat Sakir, PPK 07 Satker PJN wilayah II Lampung, Masudi, S.T, M.T., Sekkab Pesbar Ir.N.Lingga Kusuma, M.P., serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Kepala BPJN Lampung, Rien Marlia, mengatakan pembangunan jembatan gantung dengan panjang lebih kurang 42 meter dan lebar sekitar 2,5 meter, yang dibangun dengan anggaran Rp3.770.052. 885,- pada tahun 2019 lalu itu diperuntukan kepada pejalan kaki dan kendaraan maksimal roda dua.

“Kita berharap jembatan gantung tersebut bermanfaat bagi kehidupan masyarakat setempat, sehingga berdampak pada ekonomi masyarakat yang merata,” ungkapnya.

Sementara itu, PPK 07 Satker PJN wilayah II Lampung, Masudi, mengatakan bahwa pembangunan jembatan gantung Way Magnai Lunik tersebut berdasarkan permintaan Bupati Pesbar ke Kementerian PUPR BPJN Lampung dan dilaksanakan pengerjaannya pada tahun anggaran 2019 lalu. Sehingga, pembangunan yang telah rampung tersebut baru diserahkan ke Pemkab Pesbar di tahun 2020 ini.

“Setelah diserahkan, selanjutnya akan menjadi aset BMN Kabupaten Pesbar,” katanya.

Dijelaskannya, serah terima hibah BMN tersebut tentunya memperjelas tanggung jawab terhadap pengoperasian dan pemeliharaannya sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam UU No.23/2014 tentang Pemerintah Daerah. Dengan demikian, aset yang diserahkan diharapkan dapat menjamin pelayanan yang berkelanjutan.

“Aset BMN ini selanjutnya akan tercatat sebagai BMN Pemerintah Daerah Kabupaten Pesbar, sehingga dalam operasi dan pemeliharaannya menjadi tanggung jawab penerima aset dalam hal ini Pemkab setempat,” jelasnya.

Masih kata Masudi, pihaknya berharap dengan dibangunnya jembatan gantung dari Kementerian PUPR itu akan memudahkan akses transportasi masyarakat yang menghubungkan antar desa/pekon di wilayah itu dan bermanfaat bagi masyarakat umum dan yang ada disekitarnya.

“Kita juga berharap agar jembatan gantung ini benar-benar dijaga dengan baik, sesuai dengan beban tonase jembatan,” ungkapnya.

Sekkab Pesbar, N. Lingga Kusuma, menyampaikan ucapan terimakasih kepada rombongan Kementerian PUPR yang sempat hadir di Pesbar dan telah menghibahkan jembatan gantung yang ada di Pemangku Suka Mulia, Pekon Balai Kencana ini.

Pemkab Pesbar tentu berharap kegiatan ini tidak hanya sampai disini saja, namun kedepan diharapkan bisa terus ditingkatkan kembali. Pemkab berharap kedepan kegiatan infrastruktur dari Kementerian PUPR bisa ditingkatkan kembali di Pesbar baik jembatan maupun infrastruktur lainnya.

“Kita juga berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan dengan baik infrastruktur jembatan gantung yang telah diserahkan dari Kementerian PUPR itu,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)

Pos terkait