Kenaikan Harga Minyak Goreng Memberatkan Penjual Gorengan di Bandarlampung

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kenaikan harga minyak makan memberatkan para penjual gorengan di Bandarlampung.

Diketahui, baru-baru ini harga minyak goreng yang berada di sejumlah pasar tradisional wilayah Bandarlampung mengalami kenaikan.

Bacaan Lainnya

Menurut Rudi, salah satu pedagang di Pasar Tugu Bandarlampung mengatakan, harga minyak makan saat ini cenderung mahal dan mengalami kenaikan harga. Kisaran Rp3.000 hingga Rp4.000.

“Saya menjual minyak goreng kemasan ukuran 900 ml yang sebelumnya Rp14.000 menjadi Rp16.000. Kemudian minyak ukuran 1 liter dari Rp15.000 menjadi Rp17.000. Sementara untuk kemasan 2 liter mencapai Rp32.000 sampai Rp33.000,” terangnya.

Tambahnya harga tersebut tidak sebanding dengan harga minyak goreng curah. Dari harga Rp14.000 kini naik harga hingga mencapai Rp18.000.

Sementara salah satu pedagang gorengan di Jl. Kartini, Hani (35) mengatakan, dirinya mengaku kaget dengan kenaikan harga minyak goreng yang melonjak begitu tinggi.

“Iya mas sebelumnya saya biasa beli minyak sebanyak satu dus yang berisi 18 liter dengan harga Rp240.000 tapi sekarang naik sampai Rp308.000,” ungkapnya.

Tambah Hani, naiknya harga minyak saat ini sungguh sangat memberatkan dirinya, mengingat di masa Covid-19 yang sangat sulit. 

“Saya bingung mau naikin harga takut gak ada yang beli, padahal satu minggu yang lalu saya udah dikasih tau sama penjual minyak tempat biasa saya beli katanya naiknya nanti pada bulan Januari eh malah naiknya sekarang,” tutup Hani. (ion/mlo)

Pos terkait