Kendalikan Hama Tikus, Petani di Pujobasuki Dirikan Rumah Burung Hantu di Sawah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Burung hantu bagi sebagian orang yang mendengarnya terkesan seram. Burung predator ini dimanfaatkan petani di Kampung Pujobasuki, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, guna pengendalian hama tikus ramah lingkungan di sawah.

Petani mendapatkan bantuan rumah burung hantu (rubuha) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lamteng untuk didirikan di areal sawah di tiga dusun Kampung Pujobasuki. Bantuan diserahkan kepada mustahik binaan.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Baznas Lamteng Nurhadi Irawan menyatakan bantuan rubuha dari Baznas Pusat. “Bantuan dari Baznas Pusat yang diserahkan melalui Baznas Lamteng. Kita serahkan kepada enam mustahik binaan di Kecamatan Trimurjo,” katanya.

Nurhadi melanjutkan, rubuha memanfaatkan pipa paralon yang dicor dan ditanam sekitar 60cm. “Ketinggian rubuha sekitar 340 cm. Kegiatan ini melibatkan warga sekitar dalam pengerjaannya. Beberapa warga yang memiliki sawah di sekitar titik rubuha membantu penyediaan bahan seperti pasir, batu split, dan semen. Rubuha sudah tersebar di tiga dusun yang ada di Kampung Pujobasuki. Masing-masing dapat 2 unit rubuha,” ujarnya.

Nurhadi berharap bantuan rubuha bisa membantu pengendalian hama tikus. “Semoga bantuan rubuha bisa bermanfaat untuk petani,” ungkapnya. (sya/mlo)


Pos terkait