Kepedulian Masyarakat Pringsewu Terhadap Sanitasi Cukup Tinggi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam hal sanitasi sebanyak 91% masyarakat Pringsewu memilih jenis toilet leher Angsa. Ini  merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap faktor keamanan dalam buang air besar (BAB).

Adanya data tersebut merupakan hasil riset Tim Riset Rapid Technical Assessment Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) yang diketuai Dr. Subari.

“Masyarakat Pringsewu memiliki kepedulian yang cukup tinggi terhadap pentingnya penampungan tinja,” ungkapnya.

Selain itu, masyarakat Pringsewu juga bersedia untuk melakukan peningkatan kualitas penampungan tinja. Dimana sebanyak 70% rumah tangga dapat diakses dengan kendaraan truk tinja.

“Di perlukan cara alternatif dengan menggunakan motor tinja untuk menjangkau rumah tangga yang tidak terjangkau truk tinja,” jelasnya.

Lanjut Dr. Subari  kapasitas IPLT hanya dengan 1 truk tinja, sehingga diperlukan tambahan armada dan memaksimalkan kemitraan dengan pihak swasta.

Pada kesempatan Webinar bertema ‘Data Untuk Pengelolaan Sanitasi Aman di Daerah’ digelar oleh Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) dalam bentuk seminar virtual melalui video conference.

Bupati Pringsewu H. Sujadi yang tampil sebagai penanggap bersama  Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati, serta Direktur PPLP Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Ir. Prasetyo, M.Eng, dengan moderator Bambang Pujiatmoko, WASH Advisor SNF Indonesia. 

Sementara itu, Direktur PPLP Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Ir. Prasetyo, M.Si menyatakan langkah yang dilakukan SNV dan YKWS dalam melakukan advokasi ODF melalui kegiatan riset RTA bisa menjadi pembelajaran untuk wilayah lain.

Sedangkan Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati menyampaikan bahwa status ODF bukanlah akhir dari pembangunan di sektor sanitasi, akan tetapi perlu ada upaya berkelanjutan untuk menuju pengelolaan sanitasi aman.

Bupati Pringsewu H.Sujadi dari Ruang Rapat didampingi Kepala Bappeda A.Fadholi, M.Si. dan Kadis Kominfo H.Samsir Kasim, M.Pd.I, Plt Kadis Kesehatan Relawan, SE dan Sekdis PUPR Imam Santiko, ST serta Kabag Prokopim Moudy Ary Nazolla, S.STP, MH selain berterima kasih atas hasil riset tersebut.

Hasil tersebut menurutnya menjadi pemicu semangat untuk menyelesaikan persentase-persentase tersebut.

Serta akan menjadi dasar dalam mengambil kebijakan selanjutnya.

“Kami juga mulai menata kembali Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) Bumiarum,” jelas H. Sujadi.(rls/sag/mlo)



Pos terkait