Kerap Banjir, Warga Waydadi Harapkan Perhatian Pemerintah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat Waydadi, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung tidak sedikit mengeluhkan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut. 

Seperti halnya yang dirasakan warga RT 3 Lingkungan Satu, Kelurahan Waydadi, Margono mengatakan, awalnya saluran air di sepanjang jalan provinsi itu cukup lebar. 

Bacaan Lainnya


Namun, saat dilakukan pelebaran jalan, saluran tersebut dipersempit, jadi ketika hujan deras turun, aliran drainase meluap.

“Tempat kami ini mas, setiap hujan deras mengguyur bisa dipastikan drainase meluap dan menggenangi daerah sini. Tidak hanya di halaman depan rumah saja, air bahkan masuk dapur. Yang merasakan hal seperti itu bukan hanya saya sendiri, tapi hampir semua warga disini merasakan,” ungkapnya. 

Lanjutnya, air mengalir dari badan Jalan Ryacudu, juga datang dari arah Lapangan Waydadi. Sementara saluran pembuangan air tersebut tidak berfungsi maksimal karena terpotong pertigaan Jalan Ryacudu dan Jalan Pulaudamar yang mengarah ke Lapangan Waydadi, sehingga menimbulkan genangan cukup tinggi.

“Pelaksana proyek peninggian Jalan Ryacudu yang kini sedang berjalan, hanya mengedepankan peninggian jalan, tidak mendahulukan drainase, sehingga kami warga sekitar merasakan dampak buruk yang ditimbulkan,” kata dia.

Margono mengaku khawatir karena saat ini sudah mulai musim hujan, bisa dipastikan akan sering terjadi banjir di daerah ini jika pemerintah tidak segera melakukan penanganan.

“Saya dan masyarakat lainnya sangat berharap pemerintah provinsi mencarikan solusi dan segera melakukan penanganan agar banjir yang kerap terjadi di wilayah ini secepatnya teratas,” harapnya. 

Sementara Lurah Waydadi, Helfi Nurdin mengaku belum mengetahui apakah pembangunan talud tersebut kewenangan  pemerintah provinsi atau pemerintah kota.

“Iya, hampir setiap hujan deras mengguyur terjadi genangan karena drainasenya kecil sehingga tak mampu menampung besarnya debit air yang datang dari segala penjuru,” ungkapnya. 

Untuk meminimalisasi genangan, Lurah Elfi Nurdin menggerakkan personel linmas dan para ketua RT setempat untuk rutin gotong royong bersih-bersih juga mengimbau warga melakukan normalisasi di halaman rumah masing-masing,” tutupnya. (ion/mlo)



Pos terkait