Kerap Posting Konten Hoax, Polisi Ancam Pidanakan Admin ‘Cerita Lambar’

  • Whatsapp
Kasat Reskrim Polres Lambar AKP Made Silpa Yudiawan, S.I.K

Medialampung.co.id – Akun Instagram @CeritaLambar diduga kerap menyebarkan keresahan di tengah masyarakat melalui postingan-postingannya yang terindikasi Hoax. 

Hal ini membuat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Barat melakukan pendalaman terkait akun media sosial tersebut. 

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Lambar AKP Made Silpa Yudiawan, S.I.K, mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.I.K, M.H., mengungkapkan, sejauh pihaknya melakukan pemantauan terhadap konten yang diunggah oleh @CeritaLambar dan sejumlah konten terindikasi mengandung Hoax atau berita bohong, karenanya pihaknya memberikan teguran keras kepada pihak yang menjadi admin pada akun tersebut. 

“Kalau kami lihat selama ini memang sejumlah postingan CeritaLambar terindikasi Hoax, salah satunya insiden pemukulan di Pasar Liwa yang menyebut pelakunya adalah polisi meski pada akhirnya sudah di edit dan begitu postingan-postingan lainnya, banyak postingan dari @CeritaLambar yang menimbulkan keresahan di masyarakat,” ungkap Made, yang juga didampingi Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ipda Juherdi.

Peringatan keras tersebut, menurutnya tidak main-main, dan pihaknya akan melakukan penyelidikan dan mencari tahu siapa orang dibalik akun @CeritaLambar tersebut, bahkan ketika nantinya terus terulang maka pihaknya tidak segan untuk mempidanakan admin @CeritaLambar tersebut. 

“Kami akan cari tahu siapa adminnya, nanti akan kami panggil dan ia harus bisa mempertanggungjawabkan, karena meskipun caption pada postingan sudah diubah namun sudah lebih dahulu menimbulkan keresahan dan ingat jejak digital itu ada,” tegasnya. 

Ia juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Sebelum melakukan postingan untuk lebih teliti, dengan mencari tahu sumber dan kebenaran dari apa yang akan di posting. Ketika kebenarannya diragukan, apalagi bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. “Bijaklah dalam bermedia sosial,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait