Kerap Terjadi Banjir, Peratin Sidodadi Berharap Way Umpu Dinormalisasi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Peratin Sidodadi, Kecamatan Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat Juhairi Iswanto, minta kepada Pemkab Lambar melalui dinas instansi terkait, melakukan normalisasi Sungai (Way) Umpu. 

Pasalnya, setiap kali terjadi hujan besar yang menyebabkan air sungai meluap, berdampak terhadap kerusakan usaha masyarakat dan pekon setempat, seperti areal sawah dan kolam ikan di bantaran sungai tersebut.

Bacaan Lainnya

Seperti yang terjadi Minggu (28/3), akibat luapan sungai, areal sawah dan kolam ikan, kebun kopi dan pertanian palawija, terendam dan mengalami kerusakan.

“Akibat banjir besar kali ini kami mengalami kerugian Rp150 juta, seperti hanyutnya ikan yang sebentar lagi dipanen, pertanian palawija, kerusakan kolam,” ungkap Juhairi.  

Kondisi seperti itu akan terus terjadi setiap hujan lebat, lantaran dasar sungai semakin dangkal. Dan satu-satunya solusi adalah dengan dilakukan normalisasi sungai. 

Karena itu atas nama masyarakat khususnya yang menggantungkan hidup dengan mengelola areal kebun, sawah di bantaran Way Umpu tersebut, sangat mengharapkan Pemkab Lambar untuk melakukan upaya normalisasi. 

“Suasana paceklik, ditambah pandemi Covid-19, usaha yang dinanti warga untuk bertahan hidup malah diterjang banjir. Tentunya atas cobaan ini, diharapkan pemerintah dapat memberikan solusi agar kejadian ini bisa dihindari salah satunya dengan menata Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Umpu yang sudah mengalami pendangkalan,” tandasnya. (r1n/mlo)


Pos terkait