Kerawanan Netralitas ASN di Pesbar Masih Tinggi

  • Whatsapp
Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja, S.H, LL.M., melakukan supervisi dalam rangka persiapan menghadapi Pilkada serentak 2020, ke kantor Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat, Senin (2/3/2020)

Medialampung.co.id Anggota Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) Rahmat Bagja, S.H, LL.M., melakukan supervisi dalam rangka persiapan menghadapi Pilkada serentak 2020, ke kantor Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Senin (2/3).

“Supervisi ini kita melihat bagaimana Bawaslu Pesbar dalam melakukan penanganan pelanggaran dan sengketa, karena secara infrastruktur memang masih kurang,” kata Rahmat disela-sela kenjungannya itu.

Bacaan Lainnya



Divisi penyelesaian sengketa itu juga mengatakan bahwa meski di Bawaslu Pesbar masih kekurangan infrastruktur, jika melihat pada Pemilu 2019, Bawaslu Pesbar telah mampu menyelesaikan sengketa.

Untuk itu, dirinya berharap Pilkada serentak 2020 mendatang  seluruh sengketa dapat diselesaikan dengan baik.

“Terlebih pada Pilkada 2020 ini penyelesaian sengketa dilakukan secara online, sehingga perlu didukung dengan jaringan internet yang maksimal,” jelasnya.

Sementara itu, kata dia, mengenai isu strategis dalam pelaksanaan Pilkada 2020 di Kabupaten Pesbar tingkat kerawanan cukup tinggi yaitu netralitas Apratur Sipil Negara (ASN), money politic (politik uang) dan program Pemerintah.

Untuk itu, pihaknya menyarankan jika ada petahana yang akan maju pada Pilkada 2020 di Pesbar dapat menahan diri terutama agar tidak menggunakan jaringan ASN, kewenangan dan program pemerintah serta lainnya.

“Saya menyarankan kepada teman-teman Bawaslu di Kabupaten Pesbar ini untuk terus mensosialisasikan ke ASN mengenai netralitas di Pilkada Pesbar,” ujarnya.

Dikatakannya, jika perlu mengundang bupati-wakil bupati atau pejabat tinggi lainnya sehingga ASN dilingkungan Pemerintah benar-benar netral dan tidak berpihak terhadap calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Pesbar, sebab netralitas ASN masih sangat rentan terjadi.

Pihaknya juga berharap pelaksanaan Pikada di Kabupaten Pesbar 2020 dapat berjalan dengan baik serta tidak terjadi konflik.

“Semua diharapkan bisa menahan diri sehingga kekondusifan wilayah bisa terus terjaga dengan baik, terlebih semua calon bupati-wakil bupati Pesbar nanti tentu merupakan putra-putri terbaik di Pesbar khususnya,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait