Kerugian Akibat Kebakaran yang Melalap Tiga Rumah Ditaksir Mencapai Ratusan Juta Rupiah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Musibah kebakaran rumah yang terjadi di Pemukiman RT 01 Pemangku Sidomaju Pekon Margajaya, Kecamatan Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang berlangsung kurun waktu 30 menit pada Pukul 10.00 WIB, Rabu (29/7) menghanguskan dua unit rumah tipe panggung semi permanen milik Solikin (65), dan milik Syarifudin (50) serta melalap sebelah dinding rumah milik Wahid (35).

Dua rumah yang hangus dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah tidak bisa diselamatkan, walaupun warga sudah berupaya maksimal karena api cepat membesar dan dipicu cuaca panas (kemarau). Beruntung rumah milik Wahid yang juga sebagian dinding sudah terbakar masih dapat diselamatkan.

Bacaan Lainnya



Meskipun hingga saat ini besaran kerugian belum dapat dipastikan, karena pihak keluarga musibah masih syok dan belum dapat dimintai keterangan akan harta benda yang hangus tapi ditaksir kerugian mencapai lebih dari Rp200 juta mengingat struktur bangunan berbahan kayu yang berkualitas.

Peratin Margajaya Haryadi Arnando mengatakan, untuk rumah Solihin dan Syarifudin mengalami kebakaran Seratus persen, bahkan Motor jenis Yamaha Vixion dan kopi kering sekitar 300 Kilogram milik Solihin tidak bisa diselamatkan hangus bersama rumah ukuran 4×6 meter persegi.

Begitu juga dengan rumah panggung ukuran besar milik Syarifuddin hangus terbakar hingga 100 persen, dan yang dapat diselamatkan motor Yamaha MX dan Honda Supra Fit.

“Kami masih menghitung kerusakan dan kerugian sebagai dasar laporan ke pemerintah,” ungkap Haryadi.

Kembali disebutkannya dugaan awal api diperkirakan dari dapur rumah milik Solihin, namun juga kuat kemungkinan akibat arus pendek listrik. 

“Saat kejadian semua pemilik rumah sedang tidak berada ditempat, masih menjalankan aktifitas ke kebun kopi,” terangnya.

Haryadi juga menegaskan, pihak pekon sudah menyampaikan laporan ke Dinas Sosial (Dinsos) dan laporan tertulis ke kecamatan. Bahkan tim dari kecamatan sudah meninjau lokasi. 

Terpisah Tokoh Masyarakat Kecamatan Pardewa yang juga Anggota Legislatif (Aleg) Lambar Fraksi PDI Perjuangan, Tribudi Wahyuni, menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. 

Pihaknya berharap dengan kondisi saat ini, tengah pandemi Covid-19, kemudian musim kopi yang buahnya kurang, dilanda musibah kebakaran juga. Pemerintah dapat segera memberikan perhatian kepada korban yang tengah syok. 

Pihaknya juga meminta agar masyarakat lebih mawas diri jangan lalai, apalagi saat ini sedang kondisi kemarau. Sehingga potensi kebakaran lebih rentan. (rin/mlo)



Pos terkait