Kerusakan Lampu Hias ‘Asmaul Husna’ Segera Diperbaiki

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Lampu hias bertulis ‘Asmaul Husna’ sepanjang jalan Radin Intan Kelurahan Pasar Liwa – Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit Kabupaten Lampung Barat, yang kembali mengalami kerusakan akan kembali dilakukan perbaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Kepala DLH Lambar Ir. Hi. Ansari mengaku baru mengetahui terkait dengan kondisi lampu hias tersebut, dan menurutnya sudah menjadi tanggungjawab DLH untuk kembali melakukan perbaikan sehingga lampu hias tersebut akan berfungsi sebagaimana mestinya.

Bacaan Lainnya


”Saya sendiri baru tahu dari kawan-kawan media, saya sangat berterimakasih, dan saya sudah perintahkan staff untuk segera mungkin melakukan perbaikan pada lampu-lampu hias yang mengalami kerusakan, karena keberadaan lampu-lampu tersebut akan sangat mendukung keindahan kota,” ungkap Ansari.

Menurutnya, pemeliharaan lampu hias tidak hanya di sepanjang jalan radin intan melainkan lampu-lampu hias yang berada di taman kota dilakukan pemeliharaan secara berkala oleh pihaknya. Kemudian terkait dengan kerusakan kembali pada lampu hias bertulis asmaul husna padahal belum lama diperbaiki menurutnya itu merupakan kelalaian.

”Jujur saja saya juga kecewa (kembali rusak), tapi apapun juga penyebabnya tidak ada alasan bagi kami untuk kembali melakukan perbaikan, dan saya sudah kumpulkan staff dan memerintahkan agar itu segera diperbaiki,” kata dia.

Seperti diketahui, lampu hias bertulis Asmaul Husna sepanjang jalan Radin Inten Kelurahan Pasar Liwa dan Kelurahan Waymengaku mulai memperihatinkan. Padahal pemeliharaan telah dilakukan oleh DLH setempat bersumber APBD Lambar tahun anggaran 2020 ini.

Kepala DLH Lambar Ansari

Nilai anggaran pemeliharaan utuk 24 unit itu menghabiskan anggaran sekitar Rp50 juta. Pantauan di sepanjang jalan radin inten, tampak kontras antara lampu hias asmaul husna yang sudah diperbaiki dan yang belum diperbaiki, hanya saja yang baru beberapa bulan diperbaiki, kini sudah banyak patah pada bagian hiasan, tampak proses pengelasan yang tidak maksimal.

Sebelumnya Kasi Penataan Kota pada Bidang Pertamanan DLH setempat Wayan Kurniawan mengungkapkan, tahun 2020 ini pihaknya melakukan pemeliharaan lampu hias sebanyak 24 unit dari keseluruhan lampu yang ada.
”Untuk pagu aggarannya sekitar Rp50 juta, tetapi saya kurang paham angka persisnya, tetapi pengerjaannya kami bekerjasama dengan CV (perusahaan),” ungkapnya, namun sayang ia mengaku lupa nama CV yang bertanggungjawab dalam proses pemeliharaan lampu jalan tersebut. (nop)




Pos terkait