Kesalahan Nomor OP Hambat Pekon Setor PBB 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Aparat Pekon Waypetai, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) memastikan akan melakukan pelunasan Pajak Bumi Bangunan (PBB) sebelum batas akhir pembayaran 30 September. 

Hal itu karena saat ini Target PBB yang sudah masuk sekitar 97,5%. “Awalnya target PBB Rp51,249.925, namun ada pengurangan dan pembatalan Rp296.447, sehingga yang harus disetor bersih Rp50.953.478. Tapi karena ada komplain yang baru masuk atau disampaikan warga seperti ada Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) tapi tidak ada Objek Pajak (OP) dan komplain ketidaksesuaian antara OP dengan bayaran PBB, dengan perkiraan total uang Rp400-an ribu, maka PBB belum lunas,” kata Kasi Pemerintahan Iskandar mendampingi Peratin Sutan Sahril. 

Bacaan Lainnya

Hanya saja kata dia, ditegaskan oleh peratin target pelunasan harus dilaksanakan sebelum batas waktu normal yang ditetapkan. Dan upaya terkait komplain yang masuk akan diberikan penjelasan kepada Wajib Pajak dan akan ditelusuri lebih jauh. “Semestinya komplain ini disampaikan saat pembagian SPPT sehingga dapat diberikan perbaikan lebih awal. Dan atas komplain yang masuk saat ini tentu baru bisa diproses tahun berikutnya,” kata dia. 

Sedangkan permasalahan lain terkait PBB, pada saat penyetoran melalui Bank, banyaknya ketidaksesuaian antara OP dengan nomor OP. “Tahun ini penyetoran tidak lagi harus ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BKAD) melainkan bisa melalui Bank terkait, tapi kendalanya sering terjadi kesalahan Nomor OP dan secara otomatis ditolak,” kata dia.

Terkait masalah itu pihak pekon juga akan melaporkan kondisi yang terjadi kepada petugas terkait BPKD Lambar. “Terkait Nomor OP ini akan kita sampaikan juga permasalahannya,” ujar dia.

Di tempat lain disampaikan Camat Sumberjaya Drs Dahlin, M.Pd., pihaknya optimis pelunasan PBB dari Kecamatan Sumberjaya terealisasi sebelum batas akhir penyetoran. Dimana dari pekon-pekon yang telah lunas PBB. Pekon Sindangpagar menjadi tercepat pelunasan tahun ini. (r1n/mlo)


Pos terkait