Ketua DPD RI, MAKN dan Para Petinggi Kerajaan di Nusantara Angkon Muakhi ke Kepaksian Pernong

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketua Dewan perwakilan daerah (DPD) RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berkunjung ke Kabupaten Lampung Barat pada Minggu malam (5/9).

Kedatangan LaNyalla yang ke Gedung Dalom Kepaksian Pernong disambut langsung oleh Sultan Sekala Bekhak Yang Di Pertuan Ke-23, Paduka Yang Mulia (PYM) Sai Batin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong dan Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla mengatakan, Kunjungan ke daerah salah satunya ke kabupaten lambar ini adalah dalam rangka menyerap aspirasi.

“Disisi lain ini juga sebuah komitmen kami untuk mendorong eksistensi kerajaan dan kesultanan nusantara salah satunya kerajaan Sekala Bekhak Kepaksian Pernong ini,” ujarnya.

Dilanjutkan pada Senin (6/9). Para raja dan tokoh adat kepaksian pernong yang dipimpin langsung oleh Paduka Yang Mulia SPDB Pangeran Edward Syah Pernong didampingi yang mulia puniakan ratu Mas Itton Dalom Ratu Kepaksian Pernong dan Wakil Bupati Drs Mad Hasnurin menyambut kedatangan para raja dan petinggi kerajaan Nusantara diantaranya Paduka Yang Mulia Raja Adattuang Sidendreng ke XXV Ir H.A Faisal Sapada SE. M.M bersama Permaisuri, Sekjen DPP Majelis Adat Kesultanan Nusantara (MAKN) Dra. Hj Raden Ayu Yani Wage Sulistyowati Keoswodidjoyo, Putri kerajaan kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) Dona Misnoni, Bangsawan Kerajaan Kabaena Dr. Yurisman Starch, serta sejumlah tokoh kerajaan lainnya

Kehadiran para petinggi kerajaan Nusantara di Bumi Sekala Bekhak itu bermaksud mempererat hubungan silaturahmi (angkon muakhi) dengan kerajaan Sekala Bekhak dan Pemkab Lambar untuk membangun Kesejahteraan Masyarakat yang lebih baik di masa mendatang. 

Menyambut kedatangan rombongan, Wakil Bupati Mad Hasnurin menyampaikan bahwa adat istiadat adalah serangkaian tingkah laku yang melembaga dan mentradisi dalam masyarakat yang berfungsi mewujudkan nilai sosial budaya ke dalam kehidupan sehari-hari. 

“Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi oleh sebab itu, budaya sangat penting dan wajib dilestarikan serta dijaga agar diwariskan sampai ke anak cucu kita,” ucapnya.

Lanjut dia, salah satu kebudayaan Kabupaten Lambar yakni Festival Sekala Bekhak, festival ini rutin diadakan setiap tahunnya dan ini merupakan parade kebudayaan yang mengangkat kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki Lampung.

“Selain itu perhelatan ini juga menjadi ajang promosi potensi pariwisata yang dimiliki setiap Kabupaten dan Kota yang ada di Lampung, namun, sejak pandemi Covid-19 festival Sekala Bekhak ditiadakan hal ini demi mencegah penyebaran Covid-19,” kata dia. 

Lanjut dia, budaya itu sendiri terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni dan budaya bersifat kompleks, abstrak serta luas.

“Seperti halnya dalam adat istiadat masyarakat lambar yakni kata muakhi berasal dari kata puakhi, artinya saudara kandung, dan saudara sepupu dari pihak bapak maupun ibu, muakhi berarti persaudaraan dalam hubungan bertetangga, selain itu juga ‘kemuakhian’ yaitu sistem persaudaraan antar marga. dan minak muakhi berarti lingkungan persaudaraan,” jelasnya.

Ditengah-tengah kehidupan yang dinamis, tanpa disadari perkembangan adat istiadat selalu mengiringi, melalui seangkonan (pengangkatan), bukan semata-mata mengangkat persaudaraan dan pemberian gelar, akan tetapi untuk mencegah budaya asing yang akan mengganti budaya nusantara. 

“Dengan semangat seangkonan muakhi ini bisa membawa perubahan yang akan dilakukan generasi muda, guna menjaga keberlangsungan adat istiadat secara terus menerus melekat pada kehidupan bermasyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, PYM. Adatuang Sidenreng, Dr. Ir. Andi Faisal Sapada menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas penyambutan yang baik ini.

“Terimakasih dan Penghargaan setinggi-tingginya yang telah menerima kami secara penuh dengan adat mudah-mudahan silaturahmi ini dapat terus berjalan,” ujarnya

Ditempat yang sama, YM Sekjen MAKN Hj. RA. Yani WSS Kuswodidjoyo menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi salah satu keluarga di dalam Kerajaan Kepaksian Pernong. 

“Ini adalah amanah yang harus saya jaga sebaik-baiknya karena saya yakin di dalam amanah ini akan saya pertanggung jawabkan mewujudkan kerajaan Nusantara menjadi sejahtera,” tandasnya.(edi/mlo)


Pos terkait