Ketua DPRD Lambar Monitor Vaksinasi Covid-19 Pelajar SMP, SMA dan SMK

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial, S.Kom, selaku Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten bersama Anggota Legislatif (Aleg) Sri Nurwijayanti, S.S., melakukan monitoring vaksinasi gratis dalam rangka serbuan vaksin nasional TNI, Pemkab Lambar yang dilaksanakan beberapa sekolah Kecamatan Kebuntebu dan Sumberjaya, Selasa (28/9).

Dalam monitoring tersebut Edi dan Nur, didampingi Komandan Koramil 422/05 Sumberjaya Kapten Inf Iwan Sudrajat, Camat Kebuntebu, Ernawati, S.E., Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kebuntebu NS Hendri Saputra, S.Kep., Camat Sumberjaya Drs Dahlin, M.Pd., Kepala UPT Puskesmas Sumberjaya Subianto, S.Km., dan jajaran uspika lainnya.

Bacaan Lainnya

Edi Novial akrab disapa Bang Edi (BE) tersebut menyampaikan kepada para siswa dan juga masyarakat untuk jangan takut divaksin, kalaupun ada berita vaksin itu dapat membuat kita sakit atau mematikan semua itu adalah berita hoax atau berita bohong. 

Dijelaskannya vaksinasi sebagai ikhtiar melawan covid. Supaya sama-sama aman dan ditambah mendahulukan anak kelas 12 mengingat sebentar lagi daftar kuliah dan kerja. Kondisi badan aman. Apalagi saat ini beberapa kampus mensyaratkan vaksinasi.

Sementara disampaikan Kepala UPT Puskesmas Kebuntebu NS Hendri Saputra S.Kep., jumlah vaksinasi yang disalurkan sebanyak 700 dosis.

Sasaran siswa SMA sebanyak 200 dosis, vaksin dari TNI. Sasaran SMA 200 dosis, sasaran Pekon Muarajaya II dan Tribudi Makmur dan Purajaya masing-masing seratus dosis vaksin dari Pemkab Lambar.

“Besok (Rabu (29/9), kegiatan vaksinasi akan dilanjutkan dengan 500 dosis untuk Tujuh pekon yakni, Tribudi Syukur, Muarajaya I, Sinarluas, Tugumulya, Ciptamulya, Purawiwitan, dan Muarabaru.

Pada kesempatan itu Hendri Saputra, berharap kuota vaksinasi ditambah mengingat khususnya siswa kelas Sebelas SMK akan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan dimungkinkan diluar kota, dan membutuhkan syarat tanda vaksin, 

Selain dari itu untuk siswa Kelas Dua Belas yang akan melanjutkan pendidikan atau kerja juga membutuhkan syarat vaksin yang sudah diterapkan beberapa universitas. 

Sekedar diketahui untuk memaksimalkan pelayanan vaksinasi Puskesmas Kebuntebu menurunkan 46 personil yang dibagi menjadi Empat Tim. Dan selain vaksinasi juga dilakukan skrining hipertensi dan kencing manis usia 18 tahun keatas. (r1n/mlo)


Pos terkait