Ketua Forum KWT Lamteng Masih Dijabat Istri Loekman

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kepemimpinan Lampung Tengah sudah beralih dari Loekman Djoyosoemarto kepada Musa Ahmad dan Ardito Wijaya hasil Pilkada 2020. Namun, ketua Forum Kelompok Wanita Tani masih dijabat Ellya Lusiana, istri mantan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto.

Pada Minggu (23/5), di sebuah cafe Bandarjaya diketahui terbentuk pengurus KWT Lamteng yang baru. Dalam hal ini, mayoritas pengurus tingkat kecamatan diketahui menunjuk Mardiana Musa Ahmad sebagai ketua Forum KWT Lamteng. 

Bacaan Lainnya


Persetujuan ini ditandatangani 20 dari 28 pengurus KWT tingkat kecamatan di Lamteng. Informasi ini menuai polemik sebagian pengurus KWT Lamteng.

Sekretaris KWT Lamteng Munjilah menyatakan sampai sekarang ini ketua Forum KWT Lamteng masih dijabat Ibu Ellya Lusiana. “Sampai saat ini ketua Forum KWT Lamteng masih  dijabat Ibu Ellya Lusiana periode 2018-2023. Penunjukan ketua Forum KWT pada Minggu (23/5) melanggar AD/ART,” ujarnya.

Pergantian ketua Forum KWT, kata Munjilah, ada mekanismenya. “Semua ada mekanismenya. Jangan asal ganti saja. Ini organisasi resmi dan mempunyai badan hukum resmi. AD/ART sudah dibuat akta notaris. Bisa dilakukan pergantian lewat Munas atau apabila ketua umum Forum KWT tidak aktif dalam organisasi. Bisa diganti jika mengundurkan diri atau berhalangan tetap. KWT sekarang masih aktif. Kita lakukan kegiatan di Omah KWT, Kampung Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo. Kita kenalkan usaha KWT,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua Forum KWT Lamteng Ellya Lusiana menyatakan organisasi KWT mempunyai badan hukum. “Organisasi KWT punya badan hukum. Tidak ada kepentingan lain selain membantu pemerintah meningkatkan ekonomi keluarga. Organisasi ini independen, bersifat mandiri, dan tak ada kepentingan politik. Tidak bergantung pemerintahan,” katanya di Omah BJW, Jalan Lingkar Barat, Kecamatan Seputihagung, usai rapat pengurus KWT Lamteng.

KWT Lamteng, kata Ellya, sudah memiliki usaha Koperasi KWT Lamteng dan usaha-usaha lain. “Kita sudah punya Koperasi KWT dan usaha-usaha lain. Pembinaan KWT juga terus kita lakukan,” ujarnya.

Jika ada yang mengatakan ketua Forum KWT Lamteng berganti karena bupatinya sudah ganti, Ellya menyatakan itu karena tidak paham. “Itu karena tidak paham. Kalau ketua TP PKK dan Bunda PAUD, itu memang otomatis istri bupati. Kalau KWT sifatnya independen dan mandiri. Tidak bergantung pemerintahan. KWT Lamteng sudah berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkumham. Sebagai pembina KWT dalam struktur pengurus adalah bupati, Kapolres, Dandim, dan Kajari,” paparnya.

Terkait turunan dari sebelumnya Ketua Forum KWT Lamteng Nessy Kalvia Mustafa beralih kepada dirinya, Ellya menyatakan ketika itu SK kepengurusannya belum sempat diurus.

“Itu karena ketika Ibu Nessy, SK kepengurusannya belum didaftarkan. Kepengurusan KWT baru berbadan hukum ketika zaman Pak Loekman. Jadi kalau mau membentuk KWT baru, silakan. Namanya mau KWT Berjaya atau lain silakan. Kalau namanya KWT Lamteng sudah jelas periode kepengurusannya 2018-2023,” ungkapnya. (sya/mlo)




Pos terkait