Ketua LPA Metro Siap Kurangi Ketergantungan Anak Pada Gadget

  • Whatsapp
Anna Morinda dikukuhkan pimpin LPA Metro, Sabtu (18/4) - Foto Ist/mlo

Medialampung.co.id – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Metro kini telah sah dinahkodai Anna Morinda. Keabsahan kepemimpinannya ditandai dengan pengukuhan yang dilakukan langsung oleh pengurus LPA Provinsi Lampung.

Pengukuhan Anna Morinda dilakukan oleh ketua LPA Provinsi Lampung, Arianto Werta di lantai II aula serbaguna Anna Morinda, di jalan Flores Kelurahan Ganjar Agung, Kecamatan  Metro Barat, Sabtu (18/4).

Bacaan Lainnya



Ketua LPA Provinsi Lampung Arianto Werta menjelaskan, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) adalah perpanjangan tangan dari Komnas Anak yang bertugas menjadi fasilitator persoalan terhadap anak.

“Koordinasi tingkat daerah dari Lembaga Komisi Nasional Perlindungan Anak atau Komnas Anak di tingkat Pusat dengan ketua Arist Merdeka Sirait. Pengurus di tingkat Provinsi dan LPA kabupaten maupun kota di Lampung adalah lembaga yang konsen dan menjadi fasilitator atas upaya-upaya perlindungan anak dengan menjadi fasilitator dan kerjasama dengan masyarakat, swasta dan Pemerintah daerah,” tuturnya.

Ia juga merinci sejumlah tugas dan tanggungjawab LPA Metro sebagai organisasi sosial yang bergerak memantau, memajukan, dan melindungi hak anak, serta mencegah berbagai kemungkinan pelanggaran hak anak yang dilakukan oleh Negara, perorangan, maupun lembaga. 

“Sebagai bentuk perlindungan anak dari segala tindak kekerasan, penelantaran, perlakuan salah, diskriminasi dan eksploitasi, sejak tahun 1997 telah dibentuk Komisi Nasional Perlindungan Anak atau disingkat Komnas PA, yang bersifat Independen dan memegang teguh prinsip non-diskriminasi, memberikan kepentingan terbaik bagi anak, melindungi kelangsungan hidup dan perkembangan anak serta menghormati pandangan anak,” jelasnya.

Dengan semakin kompleksnya permasalahan anak di Indonesia, khususnya di Kota Metro, maka keberadaan LPA diharapkan menjadi semakin strategis dan harus didukung oleh semua pihak. 

“Setiap LPA dituntut untuk dapat berkoordinasi dan bekerjasama dalam penanganan kasus anak yang membutuhkan perlindungan khusus. Untuk itu saya berharap, LPA yang kini dipimpin ibu Anna Morinda dapat menghadirkan warna baru sebagai salah satu upaya masyarakat dalam melaksanakan sebagian tugas dan peran pemerintah untuk turut serta melaksanakan pemenuhan hak-hak anak dalam rangka perlindungan anak, sebagaimana yang dideskripsikan dalam sejarah lahirnya Komisi Nasional Perlindungan Anak dan Lembaga Perlindungan Anak,” pungkasnya.

Sementara, Ketua LPA Kota Metro Anna Morinda menyampaikan bahwa LPA Metro mulai menggencarkan program Save Our Traditional Game di 5 kecamatan dan 22 kelurahan di Bumi Sai Wawai. 

“Kita juga akan mendukung program LPA Provinsi yaitu sebagai upaya mengurangi banyaknya anak- anak yang kecanduan gadget. Program Save Our Traditional Game menjadi salah satu program LPA Provinsi Lampung di tahun 2020 dan dalam waktu dekat akan diaplikasikan di Metro. Tahap awal, berhubungan masih dalam situasi Covid-19 kita akan lakukan kampanye penggunaan gawai dan mendorong anak bermain permainan tradisional sehingga anak-anak dapat mengingat kembali permainan tradisional yang sudah lama hilang dan tidak ketergantungan atau kecanduan gadget dan game online,” tutupnya.(pip/mlo)



Pos terkait