Kios Pedagang Belum Hasilkan PAD

  • Whatsapp

Medialampung.co.idBangunan kios untuk pedagang kuliner dan suvenir di kawasan wisata pantai Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) yang mulai difungsikan sejak 2018 lalu hingga 2019 ini belum menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi pedagang atau lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) setempat, Drs. Gunawan, M.Si., mengatakan bahwa, bangunan kios pedagang khusus untuk pedagang kuliner itu hingga kini masih banyak pedagang yang belum menempati kios tersebut. Kondisi itu sangat disayangkan, mengingat Pemkab Pesbar sudah menyiapkan fasilitas bangunan untuk para pedagang.

Bacaan Lainnya



“Kita sudah melakukan rapat bersama dengan calon pedagang yang sebelumnya telah mendaftar untuk menempati kios-kios itu,” katanya, Rabu (20/11).

Sementara itu, kata dia, dari hasil rapat yang dilaksanakan Selasa (19/11) kemarin, disimpulkan seluruh pedagang siap untuk memanfaatkan kios-kios tersebut. Meski begitu pihaknya akan melakukan pendekatan persuasif kepada calon pedagang  agar rencana untuk menempati atau memanfaatkan kios pedagang itu ditunda kembali.

Karena, jika dalam waktu dekat 12 kios pedagang itu tidak segera dimanfaatkan, maka Dispar setempat akan menggantikan dengan calon pedagang lain yang siap menempati kios kuliner itu.

“Dari 16 kios, masih ada 12 kios lagi yang belum dimanfaatkan atau ditempati oleh para pedagang. Hingga kini Dispar belum melakukan penarikan retribusi untuk para pedagang di kios kuliner itu,” jelasnya.

Masih kata dia, meski belum dilakukan penarikan retribusi dan sewa kios pada pedagang sejak 2018 lalu, tapi kedepan kios pedagang yang dibangun oleh Pemkab Pesbar itu tetap akan dikenakan retribusi sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Karena itu, pihaknya berharap kios pedagang di kawasan wisata pantai Labuhan Jukung itu segera ditempati untuk menjual makanan dan suvenir khas Pesbar.

“Kita berharap di 2020 mendatang bangunan kios pedagang di kawasan wisata itu sudah dimanfaatkan oleh para pedagang, karena secara tidak langsung, dengan banyaknya pedagang akan mendukung kemajuan pariwisata di Kabupaten Pesbar,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait