KKI Lambar Gelar Diskusi Keorganisasian dan Pra Musyawarah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Kabupaten Lampung Barat menggelar Diskusi Keorganisasian Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) dan Pra Musyawarah KKI Kabupaten Lampung Barat di Aula Selinggang Alam, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit, Sabtu-Minggu (4-5/9),

Wakil Ketua KKI Kabupaten Lampung Barat, Drs. Sandarsyah mendampingi Ketua KKI Kabupaten setempat Drs. Tono Suparman mengungkapkan, kegiatan yang dihadiri para pengurus KKI Kabupaten Lampung Barat ini bertujuan dalam rangka meningkatkan kreativitas dan wawasan pengurus dalam rangka pengembangan program dan kegiatan KKI Kabupaten Lampung Barat, Diskusi awal (Raw Material Discussion/RMD) wacana Kota Liwa sebagai Kota Liwa Raya, dan Pra Musyawarah KKI Kabupaten Lampung Barat Tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, agenda hari pertama diisi dengan kegiatan diskusi dengan narasumber Drs. Sandarsyah (Kreativitas dan Wawasan Pengurus Dalam Rangka Pengembangan Program dan Kegiatan KKI) dan Drs. Tono Suparman (Raw Material Discussion/RMD Liwa Raya). Sedangkan pada hari kedua dilakukan kegiatan Pra Musyawarah KKI Kabupaten Lampung Barat Tahun 2021. 

Dalam materinya Sandarsyah mengemukakan bahwa hendaknya setiap pengurus mengembangkan wawasan dan pengetahuannya dalam rangka pengembangan program dan kegiatan organisasi. 

“Untuk itu pengurus hendaknya menambah wawasan dan pengetahuan dengan membaca buku, baik itu berupa buku fisik maupun digital. Bahan acuan untuk semua itu tentu didasari dengan Visi dan Misi organisasi KKI,” tegasnya.

Adapun visinya adalah menjadikan penduduk sebagai pelaku dan sasaran pembangunan sehingga terlaksana pembangunan dari, oleh, dengan, dan untuk penduduk.

Sedangkan misinya yaitu menggalang kemitraan dengan semua unsur, baik pemerintah maupun masyarakat dan swasta dalam pembangunan kependudukan, melakukan advokasi untuk mengarusutamakan kependudukan dan keluarga dalam pembangunan, dan menjadi lumbung pikir bagi peningkatan kapasitas semua pemangku kepentingan terkait dalam pembangunan berkelanjutan.

Lalu, menggerakkan, mengaktualisasikan dan menjadi katalisator bagi pembangunan kependudukan, serta menjadi wahana independen untuk memantau dan mengevaluasi perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga.

Sedangkan berkenaan wacana Kota Liwa Raya, lanjut Sandarsyah, ada empat alasan menurut KKI Kabupaten Lampung Barat mengapa Kota Liwa layak menuju Kota Liwa Raya. Dari sisi sejarah Liwa adalah termasuk kota tua, hal ini dapat dilihat pada peta nasional tahun 1959 – 1960.

Ada tiga wilayah di Lampung yang tergambar dalam peta tersebut Liwa dan Krui, Kota Agung, dan Kota Bumi. Secara sosial masyarakat Liwa merupakan masyarakat majemuk/heterogen. Sedangkan secara Budaya Liwa memiliki 4 Kepaksian yaitu Buay Nyerupa, Buay Belunguh, Buay Pernong, dan Buay Bejalan di Way.

“Akan halnya kepengurusan KKI Kabupaten Lampung Barat periode 2017-2021 akan berakhir pada November 2021. Dalam rangka persiapan pembentukan kepengurusan KKI Kabupaten Lampung Barat masa bakti 2021 – 2025 maka diadakan kegiatan Pra Musyawarah Kabupaten,” pungkas Sandarsyah. (lus/mlo)


Pos terkait