KKN Unila Sulap Buah Pinus Jadi Pernak-Pernik Bernilai Ekonomis

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kreatif dan inovatif, itulah yang tunjukkan kelompok mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pekon Sukapura, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat (Lambar).

Buah pohon pinus yang selama ini tidak pernah dimanfaatkan warga, ternyata dapat menjadi pernak-pernik cantik yang memiliki nilai jual seperti gantungan kunci dan sejenisnya di tangan para mahasiswa KKN Unila.

Bacaan Lainnya



Menariknya lagi, proses pengolahannya tidak membutuhkan biaya besar, karena hanya bermodalkan cat, buah pohon pinus yang diperoleh dari hutan pinus setempat, yang kemudian diwarnai dan bentuk menjadi pernak-pernik yang cukup menarik.

“Buah pinus ini kan terlihat indah dan kokoh, sangat bagus untuk diolah menjadi pernak-pernik sebagai cindera mata bagi pengunjung yang datang ke pekon ini,” ungkap Andani salah satu mahasiswa KKN.

Peratin Sukapura Setia Wati, menyampaikan, selain melaksanakan program formal KKN sesuai dengan fakultas masing-masing, para mahasiswa juga melaksanakan kegiatan yang menjadi budaya warga setempat, baik bidang sosial, budaya, agama dan olahraga.

Bahkan dari semua kegiatan yang diikuti, para mahasiswa bukan hanya ingin tahu tentang kehidupan warga disana, melainkan mereka lebih leluasa mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan selama di kampus.

“Anak-anak KKN tak sungkan mempelajari berbagai seni budaya Lambar seperti latihan seni Nyambai,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu Setia Wati berharap kehadiran mahasiswa mampu memotivasi pekon, baik di bidang pemerintahan maupun lainnya. Begitu juga sebaliknya mahasiswa dapat mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki pekon untuk pendapatkan perhatian dari investor maupun pemerintah.

Pada Minggu (2/2) lalu, para mahasiswa KKN meggelar kegiatan seni tradisional suku Sunda dan suku Lampung dalam rangka perpisahan dengan masyarakat Pekon Sukapura. Karena tak lama lagi para Mahasiswa Unila akan menyudahi kegiatan KKN di pekon tersebut. (ius/mlo)



Pos terkait