Klaim Jalankan Tugas Sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan

  • Whatsapp
Perdebatan Camat Kemiling dan Tim Partai Golkar, Kamis (6/8)

Medialampung.co.id – Nampaknya perdebatan antara Tim Bacalon Walikota dan pamong yang ada di Kota Bandarlampung mengenai sosialisasi dan pemberian bantuan terdampak Covid-19 masih terus terjadi selama satu minggu terakhir yang banyak beredar Video maupun beritanya di berbagai media.

Seperti terjadi pada Kamis (6/8) di Kecamatan Kemiling beredar Video perdebatan antara beberapa orang menggunakan seragam Partai Golkar, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Camat Kemiling.

Bacaan Lainnya



Saat dikonfirmasi Camat Kemiling Socrat Pringgodani, menceritakan kejadian tersebut bermula saat dirinya hendak menuju Kelurahan Pinang Jaya, pada Kamis (6/8) sekitar pukul 10.00 WIB, mengendarai sepeda motor.

“Karena bawa motor saya lewat dalam, di tengah perjalanan saya lihat kok ada orang ramai, sekitar lima mobil dan juga ada sekitar lima sampai tujuh motor berboncengan,” ucapnya saat dihubungi Medialampung.co.id, Kamis (6/8).

Dimana yang namanya keramaian saat ini menurutnya tidak diperbolehkan lantaran tengah pandemi Covid-19, untuk itu segala hal yang melibatkan orang banyak dan kumpul-kumpul perlu dihindari serta ditiadakan.

“Jadi ketika ada ramai-ramai saya langsung bertanya ada apa dan mencari tahu. Saya datangi ternyata kegiatan seperti yang ada di video, saya coba untuk menegur dan mengingatkan hal seperti itu gak baik kita sebagai pemerintah apalagi disitu ada salah satu anggota DPRD atau petinggi partai harusnya memberi contoh kepada warga kita untuk menghindari kumpul-kumpul atau kegiatan keramaian,” jelasnya.

Namun menurutnya, rombongan berdalih tidak melakukan kumpul-kumpul.

“Tapi ketika lima mobil diisi penuh orang dan juga motor sekian diisi penuh orang. Ketika turun sama-sama, ya sama aja kumpul rame. Apalagi ada rencana yang dibagikan, itu kan membuat potensi berkumpul di masyarakat, belum lagi potensi lain,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan tujuannya tersebut tidak lain untuk menjaga warga sekitar dari penyebaran Covid-19 dan tentu menurutnya itu merupakan tugasnya sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Kemiling.

“Jadi saya ini melakukan pencegahan penularan-penularan Covid-19, kita gak tau bisa saja saya OTG, bisa aja yang lain, karena semua orang bisa saja OTG. Kita gak tau makanya harus semua antisipasi,” jelasnya.

Lalu, saat ditanya apakah rombongan tersebut telah meminta izin? Socrat pun tidak mengetahuinya.

“Walaupun izin tetap dengan protokol kesehatan. Karena izin untuk kegiatan sudah ditentukan oleh Satgas Covid-19 Kota terkait masalah nikahan, kumpul-kumpul atau acara sudah teratur disana dan izinnya disana. Otomatis kalau sudah ada izin Satgas pasti akan memberi tahu ke kami, untuk  mendampingi dan memastikan hal itu berjalan mengikuti protokol kesehatan,” terangnya.

Tujuan rombongan Partai Golkar datang ke Kemiling menurutnya untuk sosialisasi dan memberi bantuan Covid-19.

“Ya semua berhak apalagi zaman covid, warga banyak butuh. Saya pun tidak melarang tapi harus terkoordinir, karena saya bertugas menjaga masyarakat sebagai Satgas. Harus lakukan tindakan, itu ketika dianggap bisa menularkan ke warga,” ujarnya.

Saat ditanya apakah diperbolehkan sosialisasi memberikan sesuatu seperti sembako yang ditempel stiker Bacalon? Dirinya mengungkapkan dilarang tidak dilarang Bawaslu telah memiliki aturannya.

“Tugas camat sebagai pembina dan koordinator segala kegiatan, seperti masalah pemerintahan, pembangunan, politik, pendidikan, kesehatan dan semua saya wajib memberikan pendidikan sosial politik, tentang money politik, Pilkada, Coklit dan PPDP,  semua harus saya sosialisasikan. Harapan saya semuanya baik dari unsur pemerintah, Parpol, Calon serta semua unsur masyarakat sama-sama memberikan informasi yang benar bahwa bagi-bagi sembako dan money politik gak bagus untuk bangsa,” jelasnya.

Dari data Medialampung sendiri, terjadi beberapa perdebatan, mulai dari Senin (3/8) dua kejadian, yaitu Perdebatan Yusuf Kohar dan Lurah Tanjung Baru, Kedamaian. Serta perdebatan antara Tim Yusuf Kohar dan Lurah Gulak Galik, Telukbetung Utaa (TbU). Pada Selasa (4/8) perdebatan antara Tim Yusuf Kohar dan Lurah Sukamenanti, Kedaton. Rabu (5/8) antara tim Partai Golkar dan Camat Telukbetung Timur (TbT). Dan Kamis (6/8) hal ini kembali terjadi di Kemiling.(pip/mlo)



Pos terkait