Klarifikasi Keributan di Mutun, Camat Airhitam Mengaku Justru Dirinya yang Dikeroyok

Medialampung.co.id – Camat Airhitam, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Andy Chahyadi, S.H, M.A., memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan dirinya dan beberapa keluarga melakukan kekerasan di lokasi wisata Mutun, Kecamatan Telukpandan, Kabupaten Pesawaran, yang berujung pengaduan di Polres Pesawaran.

Dihubungi via Handphone, Andy menjelaskan kronologi kejadian tersebut, dikatakannya pada saat kejadian masih terjadi antri kendaraan di lokasi wisata namun mobil pajero tersebut nyerobot.

Bacaan Lainnya


Dan diberitahukan oleh adiknya Camat Andy kepada pemilik mobil tersebut untuk tidak nyerobot alias antri sebagaimana mobil lainnya, dan terjadilah cekcok mulut yang juga diikuti oleh ibu-ibu dari kedua belah pihak.

“Saat adik saya menyampaikan untuk tidak nyerobot pihak mobil pajero memprovokasi menjerit-menjerit dengan terus bunyikan klakson dan penampung perempuan di dalamnya ikut campur hingga mengundang perhatian banyak orang yang spontan juga ditanggapi oleh istri saya dan istri kakak saya, sampai perdebatan keluar mobil,” ungkapnya.

Andy tidak menepis jika adiknya melakukan pemukulan. Hal tersebut didasari karena istrinya dan istri adiknya didorong-dorong, dicekik dan dipukul serta mengaku anggota.

“Bagaimana adik tidak khilaf, istri kami dicekik dan didorong-dorong. Dan saya betul melakukan pemukulan mobil tersebut tetapi kap mobil yang saya pukul hanya bunyi tidak sampai penyok apalagi rusak,” jelasnya.

Dan atas kejadian tersebut Andy juga mengatakan sudah menyampaikan Laporan dengan Polres Pesawaran. 

“Masalah ini sudah kami serahkan sepenuhnya kepada Aparat Penegak Hukum. Dan perlu diluruskan yang justru melakukan pengeroyokan pihal mobil pajero yang jumlah penumpangnya lebih banyak laki-lakinya enam orang dan beberapa perempuan di dalam mobil yang memprovokasi. Sementara kami laki-laki hanya empat orang, perempuan tiga dan lainnya anak-anak,” tandasnya.(r1n/mlo)


Pos terkait