Klaster Nayuh, Tujuh Warga Batubrak Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – Tujuh dari 14 kasus baru terkonfirmasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat berasal dari klaster pesta (nayuh). Hal tersebut berdasarkan update data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kabupaten setempat pada Rabu (18/8).

Penambahan 14 kasus baru tersebut semuanya berasal dari Kecamatan Batubrak, satu diantaranya meninggal dunia, sementara kasus baru dari 14 kecamatannya nihil.

Bacaan Lainnya

”Untuk update hari ini, ada 14 kasus baru, tujuh kasus memiliki riwayat kumpul dengan keluarga akan melaksanakan resepsi pernikahan, satu meninggal, empat melayat, dan dua hasil tracing terhadap terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya,” ungkap Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, APT, MPH.

Mengingat hanya bertambah 14 kasus baru, kata Erna, maka itu menunjukkan bahwa kasus Covid-19 di kabupaten setempat terus mengalami penurunan. Bahkan dari beberapa kecamatan lainnya, yang banyak di-tracing hasilnya nihil.

Dengan bertambahnya 14 kasus tersebut, petugas di puskesmas setempat kembali melakukan tracing untuk mencari orang-orang yang telah melakukan kontak erat dengan yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun diharapkan hasil tracing tersebut nihil artinya tidak ada penambahan lagi kasus baru.

”Alhamdulillah untuk saat ini jumlah kasus terus mengalami penurunan, tidak seperti bulan lalu jumlah kasus yang cukup tinggi. Hanya saja dari kasus-kasus baru itu sebagian besar berasal dari klaster nayuh, karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan Prokes, serta mematuhi apa yang menjadi kebijakan pemerintah, salah satunya tidak menggelar kegiatan yang bersifat pengumpulan masa terlebih dahulu, sesuai kebijakan PPKM level 4,” ujar Erna.

Lebih lanjut dikatakannya, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 hingga saat ini mencapai 2.401 kasus, selesai isolasi sebanyak 1.982 kasus, kemudian untuk kematian mencapai 117 kasus. (nop/mlo)


Pos terkait