KLL Gelar Kegiatan Literasi Bertajuk “IJA NGEBACA JEJAMA”

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Lapangan Pemkab Lambar biasanya dihari libur kerap dipakai oleh masyarakat sebagai lokasi olahraga atau tempat bermain anak-anak, namun sedikit berbeda pada Minggu (28/7/2019) tampak ada sekumpulan anak-anak muda yang menggelar lapak yang bukan berisikan dagangan makanan ataupun mainan melainkan berupa buku buku bacaan.

Anak-anak muda tersebut ialah Ahmadi, Zapitra dan Afandi yang tergabung dalam Komunitas Literasi Liwa (KLL) yang sedang melaksanakan kegiatan literasi bertajuk “Ija Ngebaca Jejama”.

Bacaan Lainnya



Kehadiran komunitas itu langsung diserbu masyarakat yang biasa menikmati waktu bersama keluarga di hari libur dengan, berolahraga atau sekedar bercengkerama bersama keluarga dan para sahabat. Buku-buku bacaan komik, cerita rakyat, novel, cerpen, dan puisi yang di gelar komunitas tersebut tak memerlukan waktu yang lama untuk segera dinikmati para pengunjung.

“Yang paling diminati adalah buku buku bacaan komik anak-anak dan cerita rakyat,” jelas Ahmadi salah satu penggiat literasi.

Menurut dia, “Ija Ngebaca Jejama” merupakan kegiatan menggelar bahan bacaan di tempat-tempat yang menjadi titik berkumpulnya masyarakat, kegiatan  ini diharapkan terus berjalan dan menjadi agenda rutin. “Kedepannya kita akan menjadikan kegiatan ini sebagai kegiatan rutin, di Lapangan Kantor Bupati setiap Minggu pagi, sedangkan Sabtu sore akan kita adakan di Taman Kota Hamtebiu,” kata dia.

Sementara itu, Zapitra salah satu penggit literasi lainnya mengatakan Komunitas Literasi Liwa ini didukung Penuh oleh Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Lampung Barat dalam melaksanakan giat literasi bertajuk “Ija Ngebaca Jejama”.

“Sebagai salah satu media penggiat literasi di Lampung Barat untuk mendukung terwujudnya Lampung Barat sebagai Kabupaten Literasi” tambah Afandi.

Sejumlah masyarakat yang sedang asyik membaca buku buku tersebut sempat mengungkapkan komentarnya atas kehadiran Lapak Baca “Ija Ngebaca Jejama”, seperti Arief warga Pemangku Talang Delapan Pekon Tanjungraya  Kecamatan Sukau yang mengatakan dirinya mendukung penuh gerakan literasi. “Mohon diperbanyak bacaan anak-anak, cerita-cerita rakyat mampu membentuk pribadi anak sejak dini,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan warga Kelurahan Waymengaku Ariana dan Doni, pihaknya berharap semoga gerakan ini terus berlanjut, minimal menjadi media pengenalan budaya membaca bagi anak-anak dan masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada Komunitas Literasi Liwa karena sudah bawa buku ke sini. Kami bisa olahraga sambil baca buku,” tutur Doni. (lus/mlo)



Pos terkait