KN Edam Rutin Pantau Perairan Pesbar

  • Whatsapp
Kapal navigasi melakukan pemantauan tarnsportasi laut dan melakukan pengecekan menara suar di Pesbar - Foto Yogi

Medialampung.co.id Sebagai upaya untuk memastikan keamanan lalulitas laut di wilayah perairan Samudera Hindia, termasuk di dalamnya perairan Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar). Kapal Navigasi Edam (KN Edam) rutin mendatangi perairan Pesbar dan singgah di Pelabuhan Kuala Stabas.

Sahbandar Krui Ludy Lukardi, mengatakan kegiatan kapal navigasi itu sebagai upaya memantau menara suar di kabupaten setempat, sehingga kondisi taranspotasi laut tetap terkendali.

Bacaan Lainnya



“Keberadaan kapal navigasi itu sangat membantu jalannya transportasi laut di perairan Samudera Hindia, termasuk untuk nelayan di kabupaten ini, karena mereka bertugas untuk memastikan bahwa menara suar tetap berfungsi,” kata dia.

Dijelaskannya, kegiatan kapal navigasi edam mendatangi Pesbar cukup rutin, setiap tiga bulan sekali dipastikan akan datang dan singgah di Pelabuhan Kuala Stabas untuk memantau kondisi transportasi laut di perairan Pesbar.

“Untuk mengecek kondisi menara suar di sini, kapal navigasi itu rutin  datang ke Pesbar, kadang dalam kurun waktu tiga bulan sekali mereka pasti singgah,” jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya kapal navigasi itu, masyarakat nelayan sangat terbantu, karena jika ada kerusakan atau menara suar tidak menyala, maka akan diperbaiki oleh petugas.

“Menara suar merupakan salah satu bagian penting dalam transportasi laut, terutama bagi nelayan, karena menara suar itu berfungi sebagai penunjuk arah bagi nelayan untuk kembali pulang ke daratan,” ujarnya.

Pihaknya berharap, keberdaan kapal navigasi yang disiapkan langsung oleh Kemenhub tersebut dapat memantau keberadaan dan keselamatan transportasi di perairan Pesbar.

“Kita sangat mendukung kegiatan ini, dengan begitu aktivitas lalulintas di perairan Samudera Hindia dan perairan Pesbar terus terpantau, sehingga tidak terjadi kecelakaan di laut,” tandasnya. (yog/d1n/mlo)



Pos terkait