Komisi III DPRD-Dinas PUPR Tanggamus Tinjau Infrastruktur Rusak

  • Whatsapp
Komisi III DPRD Tanggamus bersama Dinas PUPR meninjau sejumlah infrastruktur yang butuh perbaikan salah satunya gorong-gorong yang nyaris amblas di Pekon Karangsari Kecamatan Airnaningan. - Foto Rio (rnn)

Medialampung.co.id – Komisi III DPRD Kabupaten Tanggamus meninjau sejumlah kecamatan yang infrastrukturnya perlu perbaikan. Komisi III yang dipimpin Iskandar Juned itu turun bersama sejumlah anggotanya, antara lain Hasmal Yadi, Muhammad Naufal, Azmi, Apri Wasa, Johny Wahyudi.

Sementara dari Dinas PUPR diwakili Kepala bidang Cipta Karya, Irvan Wahyudi, serta perwakilan bidang Bina Marga, Camat Gunung Alip Sutoto, Camat Talang Padang Andreas T.W dan sejumlah Pj kepala pekon.

Bacaan Lainnya



Komisi III DPRD terlebih dahulu mendatangi wilayah Kecamatan Gunung Alip, lalu Talangpadang, Pulaupanggung dan diterakhir di Kecamatan Airnaningan.

Di Pekon Ciherang Kecamatan Gunung Alip, Anggota dewan mendapati jalan Dusun IV Pekon Ciherang yang merupakan jalan poros utama rusak. Pj Kepala Pekon Ciherang, Amirdan, mengatakan kerusakan jalan itu telah terjadi sejak 2013 silam.

“Jalan ini merupakan akses penghubung ke Pekon Purwodadi Kecamatan Gisting hingga ke Pekon Way Pring Kecamatan Pugung, total yang rusak sekitar tiga Kilometer, dulu pernah dapat perbaikan berupa lapen sepanjang 200 meter, tapi sekarang rusak lagi,” ujarnya.

Selain jalan, para wakil rakyat itu juga melihat kondisi jembatan Way Muara Balak yang berada diruas jalan Ciherang yang kondisinya rusak parah. ”Jembatan ini dibangun dari tahun 1987 dan saat ini rusak berat dan sudah goyang,” tambah Amirdan.

Setelah dari Ciherang, Komisi III DPRD  meninjau akses jalan penghubung dari Pekon Darussalam Kecamatan Gunung Alip ke arah Pekon Kayu Hubi Kecamatan Pugung sepanjang 1 kilometer lalu, rombongan Komisi III meninjau Jalan Beringin Naik Kedaloman  Kecamatan Gunung Alip menuju pekon Campang Kecamatan Gisting yang  onderlag baru sepanjang 800 meter dari total panjang 3 kilo meter .

 Rombongan juga meninjau jalan Campang III pekon kedaloman yang memiliki panjang total dua kilometer. Di jalan itu  200 meter lapen sisanya masih berupa tanah. ”Jalan ini tembus ke Dusun Bapri Pekon Wonoharjo Kecamatan Sumberejo dengan panjang dua kilometer dan lebar 4 meter,” kata Sekretaris Pekon Kedaloman Truyandi .

Setelah dari Gunung Alip rombongan  meninjau Jalan dusun Peniongan Pekon Sukaramae kecamatan talangpadang, dengan panjang tiga kilometer lebih dan lebar jalan tiga meter, jalan itu  tembus  kepekon Singosari, Negeri Agung dan Kalibening.

Kemudian rombongan bergerak kearah Kecamatan Air Naningan, di Pekon Karang Sari, Komisi III meninjau gorong-gorong yang mengalami erosi dan mengikis sebagian jalan utama penghubung antar kecamatan pulau panggung dan Airnaningan. Lalu terdapat juga jalan lingkar antar pekon sepanjang lima kilometer baru dilapen satu kilometer.

Kepada awak media, Iskandar Juned mengatakan, komisi III turun kelapangan itu dalam rangka melihat infrastruktur yang kondisinya butuh perbaikan, tapi belum tersentuh pembangunan  berdasarkan  laporan masyarakat ke pihaknya.

“Tadi yang ditinjau meliputi Jalan Kenanga di Ciherang Gunung Alip, jembatan yang menuju Pekon Way Pring yang butuh perbaikan dan gorong-gorong di Pekon Karang Sari Kecamatan Air Naningan.Insya Allah tahun ini juga diperbaiki, khususnya Gorong-gorong yang nyaris ambrol di Pekon Karangsari yang menurut Dinas PUPR tahun 2020 ini juga dibangun.  Begitu juga dengan jembatan di Gunung Alip yang merupakan akses sentral masyarakat kita harapkan tahun ini diperbaiki,” terang Iskandar.

Sementara itu Kabid Cipta Karya Irvan Wahyudi mengatakan, Kunjungan dari komisi III DPRD Kabupaten Tanggamus ke sejumlah jalan itu merupakan usulan dari pekon berdasarkan hasil musrenbang yang ada di Kecamatan masing-masing, terutama di kecamatan Gunung Alip, Talang Padang, Airnaningan dan Sumberejo.

“Hari ini untuk menyelarasan antara usulan yang sudah masuk di dinas PUPR Tanggamus melalui bidang Cipta Karya  dan Bidang Bina Marga  serta bidang pengairan. Dengan adanya penyelarasan ini akan  lebih mengoptimalkan lagi mana-mana jalan yang lebih urgent atau lebih di prioritaskan untuk segera ditangani,” tandasnya. (rnn/mlo)



Pos terkait