Komplotan Rampok, Gasak Uang 15 Juta dan satu Motor KLX di Mesuji

  • Whatsapp
Polisi minta keterangan dari korban. Foto rnn/mlo

Medialampung.co.id – Aksi Perampokan menggunakan senjata api kembali terjadi kali ini para pelaku beraksi di rumah Sumarlan (49) warga Desa Tanjung Sari Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji Senin 23 Maret 2020, sekitar pukul 04.15 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Medialampung.co.id, kejadian bermula pada saat Sumarlan yang merupakan Agen Karet terbangun karena ada yang mengetuk pintu rumahnya.

Bacaan Lainnya



“Assalamualaikum ada yang mengetuk pintu saya kira buruh yang akan memuat karet memang saya sudah bangun dari tidur dan istri saya sedang mengaji setelah saya buka ternyata ada tiga orang yang menggunakan masker yang langsung menodongkan pistol dan senjata tajam jenis golok ke saya ada Emas berapa kamu, setelah itu para Pelaku yang berjumlah tiga orang tersebut langsung memaksa untuk menunjukan ” Dimana uang  yang disimpan ” kata Sumarlan saat di wawancara oleh awak media Senin siang (23/3).

Lalu salah satu pelaku mendekati istri saya meminta uang dan perhiasan karena takut kami pun langsung mengikuti kemauan mereka dan  mengambil uang di dalam kamar kurang lebih Rp. 15 juta.

Tidak sampai disitu selain menggasak uang tunai para pelaku juga meminta kunci sepeda motor lalu saya beri kunci sepeda motor jenis Honda beat namun para pelaku menolak dan mengambil sepeda motor jenis Kawasaki KLX warna hijau hitam nomor polisi BE.3287.LE yang pada saat itu kontaknya memang menempel di sepeda motor tersebut dan ditambah lagi mereka pun mengambil satu buah Handphone merk Xiomi redmi.kemudian pelaku membawa sepeda motor tersebut berbonceng 3 melarikan diri ujarnya.

Saat ditanya ciri ciri para pelaku menurut Sumarlan para pelaku berjumlah tiga  orang tersebut berperawakan satu orang berkulit hitam kecil rambut lurus dan dua orang perawakan besar putih serta menggunakan menggunakan masker, pungkasnya.

Sementara Dihubungi terpisah Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Denis Arya Putra membenarkan insiden tersebut. Polisi juga sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Untuk pelaku kita sudah kenali dari ciri ciri yang disebutkan korban saat ini anggota terus melakukan penyelidikan terkait pengumpulan barang bukti agar bisa segera pelaku ditangkap.

Yang pasti hingga saat ini kita masih terus mengumpulkan barang – barang bukti sebab para pelaku sudah kita ketahui ciri cirinya Mohon doanya agar kasus ini segera terungkap dan seluruh pelaku dapat ditangkap, ungkapnya. (muk/mlo)



Pos terkait